Sistem Bilangan Yang Identik Sebagai Gabungan Angka Dan Huruf Adalah

Sistem Bilangan Yang Identik Sebagai Gabungan Angka Dan Huruf Adalah

Elektronika digital secara luas dibuat menggunakan sistem kodrat biner dan dinyatakan digit 1 dan 0. Digit biner digunakan bagi menunjukan dua keadaan level tegangan, HIGH atau LOW. Sebagian lautan sistem penomoran level HIGH direpresentasikan maka dari itu 1 atau ON dan level LOW direpresentasikan oleh 0 maupun OFF. Sistem Digital merupakan suatu sistem yang berfungsi lakukan mengeti suatu nilai alias besaran nan berperilaku tetap maupun tidak teratur kerumahtanggaan lembaga diskrit berupa digit atau biji. Biasanya sebelum mempelajari lebih internal akan halnya sistem digital purwa tentu kita akan mempelajari yang namanya Sistem Bilangan. Sistem bilangan mempunyai 4 macam yaitu Biner, Oktal, Desimal, HexaDesimal.

Macam – diversifikasi Suratan dan  Pengertianya

  • Kodrat Biner, Sebuah bilangan nan ditulis dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner beradab ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz sreg abad ke-17. Contoh penulisan (10001110)2.
  • Kadar Oktal, merupakan sebuah sistim bilangan nan berbasis delapan dan memiliki 8 simbol yang berlainan (0,1,2,3,4,5,6,7). Kerumahtanggaan penulisan biasanya ditulis begitu juga berikut 23078, 23558, 1028, dll.
  • Bilangan Desimal, Berarti persepuluhan maupun qada dan qadar berbasis 10. Galibnya Suratan tersebut yakni 0 hingga dengan 9. Qada dan qadar ini adalah ganjaran yang cak acap digunakan secara masyarakat oleh manusia untuk perincian matematika. Contoh penulisan (23)10.
  • Bilangan Hexadesimal, Bilangan basis 16 adalah sebuah system bilngan yang menggunakan symbol 16. Simbol yang digunakan dari sistem ini yakni angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F. Contoh penulisan (62AEC)16.
  • Qada dan qadar Biner Terkode (BCD), Merupakan qada dan qadar yang terdiri dari skor 1 dan angka 0. Farik dengan suratan Biner biasa karena ketentuan ini bertambah condong untuk menyelesaian suatu-persatu angka yang mutakadim diberikan. Contoh penulisan (10010001)BCD.

Tabel Transfigurasi

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya

Transformasi Bilangan


1. Biner

a. Biner ke Puluh

Cara menafsirkan bilangan Biner menjadi bilangan Puluh dengan mengalikan 2n dimana n merupakan posisi suratan yang dimulai dari angka 0 dan dihitung dari bokong.


Contoh :

1100012 diubah menjadi takdir Desimal

1100012= ( 1 x 25 ) + ( 1 x 24 ) + ( 0 x 23 ) + ( 0 x 22 ) + ( 0 x 21) + ( 1 x 20 )

= 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 1

= 49

Jadi, 110012 = 49

b. Biner ke Oktal

Kaidah meniadakan predestinasi Biner menjadi bilangan Oktal dengan mengambil 3 digit bilangan bersumber kanan.

11 110 011 001 = 112 = 21 + 20 = 38

= 1102 = 22 + 21 = 68

= 0112 = 21 + 20 = 38

= 0012 = 20 =18

Makara, 111100110012 = 36318

c. Biner ke HexaDesimal

Cara mengubah Biner menjadi bilangan HexaDesimal dengan mencoket 4 digit ketentuan bersumber kanan .


Contoh :

01001111010111002 diubah menjadi kodrat HexaDesimal

0100 1111 0101 1100 = 01002 = 22 = 416

= 11112 = 23 + 22 + 21 + 20 = 15 – F16

= 01012 = 22 + 20 = 516

= 11002 = 23 + 22 = 12 – C16

Jadi, 01001111010111002 = 4F5C16

d. Biner ke BCD

Bakal alterasi dari qada dan qadar biner kedalam bentuk suratan BCD, terlebih silam ubah kedalam buram decimal setelah itu kita lalu membaginya empat-empat bilangan.


Sempurna :

1011102 diubah menjadi bilangan BCD

kaprikornus hasil konversinya adalah 46 desimal = 4 6

maka hasilnya,4 6 = 0100 0110 BCD


2. Oktal

a. Oktal ke Biner

Pendirian mengubah bilangan Oktal menjadi Biner dengan menjadikan satu persatu skor bilangan Oktal menjadi bilangan Biner lampau kemudian di satukan. Lakukan bilangan Oktal haruslah memiliki 3 digit suratan Biner sehingga jikalau hanya menghasilkan kurang dari 3 digit makan didepannya ditambahkan bilangan 0.


Contoh :

2618 diubah menjadi bilangan Biner

261 = 28 = 0102

= 68 = 1102

= 18 = 0012

Jadi, 2618 = 0101100012

b. Oktal ke Desimal

Mandu mengubah kadar Oktal menjadi predestinasi Desimal dengan mengingkari takdir Oktal tersebut menjadi bilangan Biner malah dahulu baru kita ubah menjadi garis hidup Puluh.


Sempurna :

2618 diubah menjadi bilangan Puluh

Langkah 1 : mengubah ke garis hidup Biner

261 = 28 = 0102

= 68 = 1102

= 18 = 0012

Jadi, 2618 = 0101100012

Ancang 2 : mengingkari bilangan Biner menjadi Desimal

0101100012 = ( 0 x 28 ) + ( 1 x 27 ) + ( 0 x 26 ) + ( 1 x 25 ) + ( 1 x 24 ) + ( 0 x 23 ) + ( 0 x 22 ) + ( 0 x 21 ) + ( 1 x 20 )

= 0 + 128 + 0 + 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 1

= 177

Makara, 2618 = 177

c. Oktal ke HexaDesimal

Cara mengubah kodrat Oktal menjadi ketentuan HexaDesimal dengan mengubah bilangan Oktal tersebut menjadi bilangan Biner terlebih dahulu baru kita tukar menjadi kadar Desimal. Sangat kita ubah lagi menjadi takdir HexaDesimal.


Model :

2618 diubah menjadi suratan HexaDesimal

Ancang 1 : memungkirkan ke bilangan Biner

261 = 28 = 0102

= 68 = 1102

= 18 = 0012

Bintang sartan, 2618 = 0101100012

Langkah 2 : menafsirkan bilangan Biner menjadi Desimal

0101100012 = ( 0 x 28 ) + ( 1 x 27 ) + ( 0 x 26 ) + ( 1 x 25 ) + ( 1 x 24 ) + ( 0 x 23 ) + ( 0 x 22 ) + ( 0 x 21 ) + ( 1 x 20 )

= 0 + 128 + 0 + 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 1

= 177

Langkah 3 : mengubah bilangan Desimal menjadi HexaDesimal

177 kita lakukan dengan 16 – 117:16 = 11 sisa 1

Baca juga :  Contoh Besaran Yang Satuannya Dalam Si Adalah Sekon Detik

11 : 16 = 0 pungkur 11 – B

dibaca dari radiks maka menjadi B1

Kaprikornus 2618 = B116

d. Oktal ke BCD

Bakal konversi kedalam gambar bilangan BCD yaitu terlebih sangat kita harus mengubahnya kedalam bentuk decimal. Setelah itu plonco kita membaginya ke dalam empat-empat bagian. Untuk lebih jelasnya lihat cara kerja di asal ini :

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya


3. Desimal


a. Desimal ke Biner

Cara memungkiri ketentuan Puluh menjadi Biner yaitu dengan membagi bilangan Desimal dengan angka 2 dan catat sisanya mulai dari bawah ke atas.


Contoh :

25 diubah menjadi bilangan Biner

25 : 2 = 12 residu 1

12 : 2 = 6 geladir 0

6 : 2 = 3 sisa 0

3 : 2 = 1 sisa 1

1 : 2 = 0 sisa 1

maka ditulis 11001

Kaprikornus 25 = 110012

b. Desimal ke Oktal

Pendirian mengubah bilangan Desimal menjadi Oktal merupakan dengan membagi predestinasi Desimal dengan ponten 8 dan tulis sisanya mulai dari bawah ke atas.


Contoh :

80 diubah menjadi ganjaran Oktal

80 : 8 = 10 geladir 0

10 : 8 = 1 cirit 2

1 : 8 = 0 pungkur 1

maka ditulis 120

Jadi 80 = 1208

c. Desimal ke HexaDesimal

Cara menyangkal takdir Desimal menjadi HexaDesimal merupakan dengan memberi qada dan qadar Desimal dengan skor 16 dan catat sisanya tiba dari bawah ke atas.


Contoh :

275 diubah menjadi bilangan HexaDesimal

275 : 16 = 17 sisa 3

17 : 16 = 1 geladir 1

1 : 16 = 0 sempuras 1

maka ditulis 113

Kaprikornus 275 = 11316

d. Desimal Ke BCD

Sekiranya kita mengkonversi ketel bilangan decimal 86 ke dalam bentuk bilangan BCD, langkah purwa kita harus kita membagi qada dan qadar tersebut menjadi 2 bagian. Misalnya 86, 1 bagian kita buat dalam 4 biji zakar suratan biner. Perhatikan cara kerja di sumber akar ini :

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya

Jadi hasil transformasi ke dalam susuk BCD yaitu 1000 . 0110


a. HexaDesimal ke Biner

Mandu meniadakan bilangan HexaDesimal menjadi Biner dengan menjadikan satu persatu angka kadar HexaDesimal menjadi garis hidup Biner terlampau kemudian di satukan. Untuk bilangan HexaDesimal haruslah memiliki 4 digit bilangan Biner sehingga takdirnya sahaja menghasilkan kurang dari 4 digit makan didepannya ditambahkan bilangan 0.

4DA216 diubah menjadi bilangan Biner

3C216 diubah menjadi bilangan Desimal

3C216 = ( 3 x 162 ) + ( C(12) x 161) + ( 2 x 160 )

= 768 + 192 + 2

= 962

Jadi 3C216 = 962

c. HexaDesimal ke Oktal

Kaidah mengubah bilangan HexaDesimal menjadi bilangan Oktal dengan mngubah bilangan HexaDesimal tersebut menjadi bilangan Desimal terlebih dahulu mentah kita ubah menjadi ganjaran Oktal.

3C216 diubah menjadi suratan Oktal

Persiapan 1: Mengubah kadar HexaDesimal menjadi Desimal

3C216 = ( 3 x 162 ) + ( C(12) x 161) + ( 2 x 160 )

= 768 + 192 + 2

= 962

Langkah 2 : Memungkirkan bilangan Puluh menjadi Oktal

962 : 8 = 120 tinja 2

120 : 8 = 15 sisa 0

15 : 8 = 1 sempelah 7

1 : 8 = 0 sisa 1

maka ditulis 1702

Jadi 3C216 = 17028

d. Hexadesimal ke BCD

Kerjakan metamorfosis garis hidup kedalam gambar ketentuan BCD anju mula-mula yaitu menjatah suratan tersebut ke dalam 2 bagian. Ancang kedua yaitu dengan cara memberi tiap – tiap bagian kedalam empat-catur putaran. Cak bagi lebih jelasnya tatap kaidah kerja berikut ini


Contoh :

169 Hexadesimal ke BCD

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya


5. BCD

a. . Konversi ke intern bentuk decimal

Bikin mengkonversikan bilangan BCD kedalam rangka bilangan decimal yaitu dengan mandu membagi bilangan BCD tersebut 2 fragmen dan saban bagian diisi 4 bilangan. Kemudian hitung nilai plong tiap – tiap fragmen tersebut.

Makara, 0111 0101 BCD = 75 desimal

b. Konversi ke dalam bentuk biner

Khusus untuk konversi dari garis hidup BCD ke internal lembaga bilangan biner. Terlebih dahulu kita harus mengubahnya kedalam bentuk decimal. Setelah itu kita tentukan nilai-nilainya. Kerjakan lebih jelasnya lihat cara kerja di bawah ini :

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya

c. Transmutasi ke dalam bentuk oktal

Spesial cak bagi transfigurasi berpokok bilangan BCD ke n domestik bentuk kodrat Oktal. Apalagi dulu kita harus mengubahnya kedalam bentuk decimal. Setelah decimal kemudian rubah kedalam bentuk biner. Setelah itu kita kelompokkan kedalam tiga – tiga episode. Sesudah itu tentukan nilai-nilainya. Bakal bertambah jelasnya lihat cara kerja di bawah ini :

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya

d. Transfigurasi ke dalam bagan heksadesimal

Khusus bagi transfigurasi berbunga garis hidup BCD ke dalam bentuk qada dan qadar Oktal. Terlebih dahulu kita harus mengubahnya kedalam bentuk decimal. Setelah decimal kemudian rubah kedalam rancangan biner. Sehabis itu kita kelompokkan kedalam empat-empat adegan. Selepas itu tentukan nilai-nilainya. Bikin lebih jelasnya lihat cara kerja di bawah ini :

Sistem Bilangan dan Cara Konversinya

Sistem Bilangan Yang Identik Sebagai Gabungan Angka Dan Huruf Adalah

Source: https://bang-teknik.blogspot.com/2016/07/sistem-bilangan-macam-bilangan-dan-cara.html