Salah Satu Ciri Teater Daerah Adalah

Salah Satu Ciri Teater Daerah Adalah

KOMPAS.com
– Indonesia tersohor akan kekayaan budayanya yang tersebar di berbagai daerah. Substansi budaya ini salah satunya ditunjukkan melampaui pentas teater tradisional.

Teater tradisional dengan teater modern tidak n kepunyaan perbedaan jauh. Teater tradisional muncul dan berkembang sesuai dengan kebutuhan mahajana terhadap seni.

Sedangkan teater modern muncul dan berkembang sesuai dengan zaman yang menengah berlangsung. Sumber mulai sejak teater beradab muncul berpangkal seni teater tradisional.

Salah suatu ciri dari teater tradisional merupakan menggunakan bahasa daerah sesuai dengan provinsi atraksi teater.

Selain itu, ada sejumlah ciri tidak dari teater tradisional. Berikut ialah penjelasannya yang mengutip berasal situsKementerian Pendidikan dan Peradaban (Kemdikbud):

  1. Seni teater tradisional lain menunggangi naskah
  2. Pentas seni teater tradisional lebih mengutamakan isi serta intensi pecah seni
  3. Pemeran pentas teater tradisional pelahap menjalin interaksi dengan para penonton
  4. Dasar kisah dalam teater tradisional kian banyak berbunga dari cerita jebluk menurun, dongeng, sejarah, serta spirit sehari-hari
  5. Biasanya pentas teater tradisioal diadakan di asing ruangan, seperti pelataran flat, alun-alun, ataupun tempat lainnya
  6. Musik dalam pentas teater tradisional lebih banyak menggunakan perlengkapan musik alias musik tradisional serta menunggangi peralatan yang seadanya.

Baca juga: Merancang Tontonan Teater Tradisional

Seni teater tradisional dibagi menjadi tiga spesies, merupakan teater rakyat, teater klasik, serta teater peralihan, nan memiliki perbedaannya masing-masing.

  • Teater rakyat

Sesuai dengan namanya, teater rakyat lahir dan berasal dari spirit bermasyarakat, seperti upacara adat serta formalitas keagamaan. Elemen nan ada dalam teater rakyat adalah narasi, praktisi (pementas sandiwara tradisional), serta penonton.

  • Teater klasik

Kalau teater rakyat berusul berbunga hayat rakyat, berbeda halnya dengan teater klasik. Jenis teater ini lahir dan berasal dari pusat kerajaan maupun kraton.

  • Teater peralihan
Baca juga :  Peralatan Yang Menghubungkan Monitor Dengan Hardware Komputer Adalah

Teater transisi berpunca dari teater tradisional seperti pada umumnya. Hanya sahaja kaidah penyuguhannya dipengaruhi oleh teater gaya barat.

Menurut Yadi Mulyadi n domestik bukunya yang berjudulTeater Tradisional (2010), teater tradisional berasal bermula sastra yang disampaikan secara lisan, permainan, serta upacara ritual.

Baca juga: Perbedaan Drama dan Teater

Warga berlatih kesenian wayang jantur dengan dalang Mbah Agus Bimo Prayitno di Kandhang Udan, Dukuh Bunder Jarakan, Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jumat (27/11/2020). Wayang jantur mengangkat tema utama tentang air hujan untuk merespon keseharian warga yang tinggal di lereng timur Gunung Merapi yang kesulitan air tanah.
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Warga membiasakan kesenian wayang jantur dengan penggerak Mbah Agus Bimo Prayitno di Kandhang Udan, Dukuh Bunder Jarakan, Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jumat (27/11/2020). Wayang jantur mengangkat tema utama adapun air hujan cak bagi merespon keseharian warga nan tinggal di lereng timur Gunung Merapi nan kesulitan air kapling.

Dalam bukunya, Yadi Mulyadi memberikan beberapa arketipe teater tradisional yang suka-suka di Indonesia, yaitu:

  • Jawa Barat

Contoh teater tradisional yang berpokok dari Jawa Barat yakni Ogel, Longser, Banjet, Reog, Topeng Cirebon, Wayang patung, Angklung Badud, dan lain sebagainya.

  • Jawa Tengah

Contoh teater tradisional nan berasal dari Jawa Paruh yakni Sandiwara tradisional, Wayang Orang, Srandul, Penggagas Jemblung, dan lain sebagainya.

  • Jawa Timur

Contoh teater tradisional yang mulai sejak dari Jawa Timur yaitu Ludruk, Wayang kerucil Gedog, Kentrung, dan lain sebagainya.

  • Bali

Contoh teater tradisional yang berpokok dari Bali yakni Gambuh, Topeng Prembon, Barong, Arja, Kecak, Cekepung, dan lain sebagainya.

Baca sekali lagi: Rangka Teater Nusantara

  • Sumatera

Contoh teater tradisional yang bersumber bersumber Sumatera adalah Bakaba, Mak Yong, Bangsawan, Randai, Mendu, Dulmuluk, dan lain sebagainya.

  • Jakarta

Teladan teater tradisional yang berasal berbunga Jakarta ialah Lenong, Sahibul Hikayat, Gambang Rancak, dan lain sebagainya.

  • Kalimantan Selatan

Contoh teater tradisional yang berasal dari Kalimantan Kidul adalah Wayang Gong, Paman, Tentayungan, dan tak sebagainya.

  • Bugis-Makasar
Baca juga :  Salah Satu Ciri Karya Tari Yang Mengandung Nilai Estetis Adalah

Contoh teater tradisional yang berpangkal dari Bugis-Makasar yaitu Teater Kondobuleng, Teater Bacok Purage, dan lain sebagainya.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap musim terbit Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Benang tembaga bahkan dulu di ponsel.

Salah Satu Ciri Teater Daerah Adalah

Source: https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/14/204546269/teater-tradisional-ciri-ciiri-jenis-unsur-dan-contohnya?page=all

Ocha Febriana

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Salah Satu Ciri Teater Daerah Adalah yang dipublish pada 20 Agustus 2022 di website DUJUZ.COM

Artikel Terkait