Polimer Dibawah Ini Yang Tersusun Dari Monomer Vinil Klorida Adalah

Polimer Dibawah Ini Yang Tersusun Dari Monomer Vinil Klorida Adalah

Berusul Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Polivinil klorida
Repeating unit of PVC polymer chain.
Space-filling model of a part of a PVC chain
Pure Polyvinyl Chloride powder.jpg
Nama
Nama IUPAC

poli(1-kloroetilena)[1]

Keunggulan lain

Polikloroetilena

Penanda

Nomor CAS

  • 9002-86-2
3DMet {{{3DMet}}}
Abreviasi PVC
ChEBI
  • CHEBI:53243
ChemSpider
  • none
Nomor EC
KEGG
  • C19508
MeSH Polyvinyl+Chloride
Nomor RTECS {{{value}}}

CompTox Dashboard
(EPA)

  • DTXSID5025940
    Sunting ini di Wikidata
Kebiasaan

Rumus kimia

(C2H3Cl)n
[2]
Penampilan ceria, padat tapuk
Bau tidak berbau

Kelarutan dalam air

tidak sagu belanda
Kelarutan dalam alkohol lain larut
Kelarutan kerumahtanggaan tetrahidrofuran agak larut

Suseptibilitas magnetik (χ)

−10,71×10−6
(SI, 22 °C)[3]

Kecuali dinyatakan tidak, data di atas berlaku pada master dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).

Referensi

Polivinil klorida
(IUPAC: Poli(kloroetanadiol)), sahih disingkat
PVC, yaitu polimer termoplastik urutan ketiga dalam hal jumlah pemakaian di manjapada, setelah polietilena dan polipropilena. Di seluruh bumi, makin dari 50% PVC yang diproduksi dipakai internal konstruksi. Sebagai bahan bangunan, PVC nisbi murah, tahan lama, dan mudah dirangkai. PVC bisa dibuat lebih plastis dan lentur dengan menambahkan
plasticizer, umumnya ftalat. PVC yang plastis umumnya dipakai misal bahan busana, perpipaan, sengkuap, dan insulasi kabel listrik.

PVC diproduksi dengan cara polimerisasi monomer vinil klorida (CH2=CHCl). Karena 57% massanya ialah klor, PVC adalah polimer yang memperalat bahan lumrah minyak mayapada terendah di antara polimer lainnya.

Proses produksi nan dipakai pada biasanya yakni polimerisasi penghentian penangguhan. Puas proses ini, monomer vinil klorida dan air diintroduksi ke reaktor polimerisasi dan inisiator polimerisasi, bersama bahan kimia tambahan bagi menginisiasi reaksi. Lambung pada kancah reaksi terus-menerus dicampur buat mempertahankan penundaan dan memastikan keseragaman matra zarah resin PVC. Reaksinya merupakan eksotermik, dan membutuhkan mekanisme pendinginan buat mempertahankan reaktor sreg hawa yang dibutuhkan. Karena volume berkontraksi selama reaksi (PVC bertambah padat daripada monomer vinil klorida), air secara berkelanjutan ditambah ke campuran untuk mempertahankan suspensi.

Ketika reaksi sudah selesai, hasilnya, enceran PVC, harus dipisahkan dari kelebihan monomer vinil klorida yang akan dipakai kembali kerjakan reaksi berikutnya. Lalu cairan PVC yang mutakadim makara akan disentrifugasi cak bagi menenangkan fungsi air. Cair lalu dikeringkan dengan mega panas dan dihasilkan butiran PVC. Pada usaha normal, khasiat monomer vinil klorida pada PVC hanya sebesar abnormal pecah 1 PPM.

Proses produksi lainnya, sama dengan suspensi mikro dan polimerisasi mimikri, menghasilkan PVC dengan granula yang bertakaran lebih kecil, dengan rendah perbedaan sifat dan juga perbedaan aplikasinya.

Produk proses polimerisasi ialah PVC zakiah. Sebelum PVC menjadi produk penghabisan, biasanya membutuhkan alterasi dengan menambahkan
heat stabilizer,
UV stabilizer, pelumas,
plasticizer, bahan penolong proses, pengatur termal, pengisi, objek penahan api, biosida, bahan pengembang, dan pigmen seleksian.

Rekaman

[sunting
|
sunting sendang]

PVC ditemukan secara bukan sengaja maka itu Henri Victor Regnault plong tahun 1835 dan Eugen Baumann pada tahun 1872. Di awal abad ke 20, pakar kimia Rusia, Ivan Ostromislensky dan Fritz Klatte dari perusahaan kimia Jerman Griesheim-Elektron menyedang menetapkan pendayagunaan PVC misal produk kulak. Tetapi, kesulitan pengkakuan bahan hadang usaha mereka. Plong tahun 1926, Waldo Semon dan perusahaan B. F. Goodrich mengembangkan metode menjadikan PVC ‘moralistis-benar plastik’ dengan menambahkan beraneka ragam bahan tambahan. Akibatnya, PVC menjadi bertambah fleksibel dan lebih mudah diproses nan lalu mencapai pengusahaan secara luas.1

Aplikasi

[sunting
|
sunting sumber]

Sifat PVC yang menarik membuatnya cocok untuk berbagai macam penggunaan. PVC tahan secara biologi dan ilmu pisah, membuatnya menjadi plastik yang dipilih sebagai bahan pembuat hokah pembuangan dalam rumah tangga dan pengudut lainnya di mana korosi menjadi pembatas honcoe logam.

Dengan tambahan plural bahan inkompatibel impitan dan
stabilizer, PVC menjadi bahan yang tenar sebaga bingkai jendela dan gapura. Dengan penyisipan
plasticizer, PVC menjadi cukup laur kerjakan digunakan perumpamaan insulator kabel.

Pakaian

[sunting
|
sunting sumber]

PVC telah digunakan secara luas lega incaran pakaian, ialah membentuk bahan serupa kulit. PVC lebih murah dari tiras, kulit, atau lateks sehingga digunakan secara luas. PVC kembali
waterproof
sehingga dijadikan bahan pembuatan jaket, mantel, dan tas.

Benang tembaga listrik

[sunting
|
sunting sumber]

PVC yang digunakan sebagai insulasi kabel setrum harus memakai
plasticizer
sebaiknya bertambah elastis. Namun jika terpapar api, kabel yang tertutup PVC akan menghasilkan asap HCl dan menjadi bahan nan berbahaya bagi kesehatan. Aplikasi di mana tabun adalah bahaya penting (terutama di terowongan), PVC LSOH (low smoke, zero halogen) yaitu bahan insulasi nan pada kebanyakan dipilih.

Perpipaan

[sunting
|
sunting sumber]

Secara kasar, sepiak produksi resin PVC bumi dijadikan cangklong bagi berbagai keperluan perkotaan dan industri. Sifatnya yang ringan, manfaat tinggi, dan reaktivitas rendah, menjadikannya sejadi buat berbagai keperluan. Gudu-gudu PVC juga bisa dicampur dengan berbagai larutan sperma atau disatukan dengan pipa HDPE oleh panas,menciptakan sambungan permanen yang tahan kebocoran.

Kebugaran dan keamanan

[sunting
|
sunting sumber]


Plasticizer
ftalat


[sunting
|
sunting sumur]

Banyak produk vinil mengandung bahan kimia tambahan lakukan meniadakan kepejalan kimia dari barang. Bilang berpokok bahan pelengkap kimia ini dapat keluar dari PVC ketika digunakan.
Plasticizer
yang ditambahkan cak bagi memfleksibelkan PVC telah menjadi satu kegelisahan.

Incaran PVC yang lembut pada mainan sudah dibuat untuk bayi beberapa periode lamanya, menjadi suatu kebingungan bahwa target tambahan keluar dari mainan menuju tubuh momongan yang mengunyah mainan tersebut. Ftalat adalah bahan yang mengganggu hormon manusia dan pun mengganggu berjenis-jenis susuk roh lainnya seperti lauk dan invertebrata. DEHP (dietilheksil ftalat), salah suatu bahan pelembut PVC telah dilarang penggunaannya oleh Ayunda Eropa pada tahun 2006. Beragam perusahaan Amerika Serikat juga sudah lalu menghentikan pemanfaatan DEHP secara sukarela.

Pada September 2002, FDA menemukan banyaknya peralatan medis yang menggunakan PVC yang mengandung DEHP. Pada periode 2004, skuat gabungan peneliti Swedia dan Denmark meneliti pengaruh level kandungan udara terhadap DEHP dan BBzP(butil benzil ftalat) yang dipakai di rumah hierarki terhadap alergi pada anak asuh-anak. Silam di bulan Desember 2006, Teteh Eropa menyatakan bahwa BBzP tidak berbahaya bagi konsumen tercantum anak-anak.

Monomer vinil klorida

[sunting
|
sunting sumber]

Di awal tahun 1970, Dr. John Creech dan Dr. Maurice Johnson adalah nan mula-mula kali mencatat bahaya monomer vinil klorida terhadap risiko kebobrokan kanker. Para pekerja di bagian polimerisasi PVC didiagnosa menderita angiosarkoma lever yang merupakan kelainan elusif. Sejak saat itu, dilakukan studi terhadap para pekerja di fasilitas polimerisasi PVC di Australia, Italia, Jerman, dan Inggris, dan ditemukan kondisi yang serupa.

Daur ulang

[sunting
|
sunting sumur]

Daur ulang PVC detik ini tidaklah populer karena biaya bagi menghancurkan dan memproses kembali resin PVC kian mahal daripada mewujudkan resin PVC pecah target bakunya. Beberapa penggarap PVC telah menempatkan program daur ulang PVC, mendaur ulang sampah PVC kembali menjadi barang mentah perumpamaan upaya untuk mengurangi perluasan persil pembuangan sampah. Proses depolimerisasi termal dapat dengan aman dan efisien mengubah PVC menjadi mangsa bakar, namun hal ini tidak dilakukan secara luas.

Pranala luar

[sunting
|
sunting mata air]

  • Laporan Publik PVC
  • Pengenalan Vinil
  • Pemberitaan Akan halnya PVC: Keberadaannya di Sekitar Kita dan Bahayanya

  1. ^


    “poly(vinyl chloride) (CHEBI:53243)”.
    CHEBI
    . Diakses tanggal
    12 July
    2012
    .





  2. ^


    “Substance Details Ki mengasah Registry Number: 9002-86-2”.
    Commonchemistry. Ki mengasah. Diakses copot
    12 July
    2012
    .





  3. ^


    Wapler, M. C.; Leupold, J.; Dragonu, I.; von Elverfeldt, D.; Zaitsev, M.; Wallrabe, U. (2014). “Magnetic properties of materials for MR engineering, micro-MR and beyond”.
    JMR.
    242: 233–242. arXiv:1403.4760alt=Dapat diakses gratis
    . Bibcode:2014JMagR.242..233W. doi:10.1016/j.jmr.2014.02.005. PMID 24705364.






Polimer Dibawah Ini Yang Tersusun Dari Monomer Vinil Klorida Adalah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Polivinil_klorida

Baca juga :  Perbedaan Teks Sejarah Dengan Novel Sejarah