Pelajar Yang Bersikap Dan Berperilaku Kerja Prestatif Adalah

Pelajar Yang Bersikap Dan Berperilaku Kerja Prestatif Adalah



MATERI Penelaahan
A. PENTINGNYA Berkarya PRESTATIF
Keinginan semua orang untuk terus bertamadun dan berprestasi tidak dapat dihindari. Setiap wirausaha pun melombakan prolog prestatif itu, sehingga seorang wirausaha harus mengamalkan dan berkarya secara prestatif. Apakah prestatif itu ? “Prestatif artinya seorang wirausaha kerap berambisi ingin beradab (ambition drive).



Di sini sendiri wirausaha memiliki komitmen hierarki terhadap pekerjaannya atau tugasnya dan setiap ketika pikirannya tidak lepas berpangkal bisnisnya. Seorang wirausaha yang cak hendak bertelur di internal usahanya janganlah loyo, serah diri, tidak mau berjuang, namun harus bersemangat tangga, berjuang dan bertekad untuk beradab dengan komitmen tinggi terhadap pekerjaannya.
Menurut Zimmerer, karakteristik wirausaha yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah seumpama berikut :
1. Punya komitmen tinggi terhadap tugasnya ataupun pekerjaannya
2. Mau bertanggung jawab
3. Mempertahankan minat kewirausahaan kerumahtanggaan dirinya
4. Peluang kerjakan mencapai obsesi
5. Keluasan pikiran untuk menjejak resiko kebimbangan dan ketidakpastian.
6. Yakin pada dirinya.
7. Kreatif dan variabel.
8. Memiliki motivasi untuk makin unggul.
9. Mengarah untuk kala nanti.
10. Mau belajar dari kegagalan.
11. Memiliki kemampuan memandu.
Seandainya karakteristik prestatif di atas diterapkan oleh seorang wiraswasta di n domestik bisnis, maka :
– Wirausaha memiliki tekad lestari berusaha saja bukan karena terpaksa.
– Wirausaha akan orang hutan diri dan berpretensi bulat bakal modern.
– Wirausaha berpikir ada kemungkinan gagal, tetapi ia lain gentar.
– Wirausaha ingin maju maupun mandiri, kendatipun resiko tinggi.
– Wirausaha nanang positif karena ingin berkreatif.
B. SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF
Ciri khusus perilaku prestatif merupakan cerbak ingin maju di barang apa rataan. Dengan demikian manusia yang berperilaku kerja prestatif akan menyerikan sifat yang terpuji. Insan yang cerbak mau maju harus mau belajar banyak serta mempunyai keyakinan nan lestari internal usahanya.
Menurut Stephen Covey dalam bukunya “First Thing’s First” suka-suka empat sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju, yaitu :
1. Self awareness atau sikap mawas diri.
2. Conscience atau mempertajam suara lever.
3. Independent Will atau pandangan independent untuk bakal bertindak.
4. Creative imagination atau nanang menumpu ke depan lakukan tanggulang masalah dengan imajinasi serta penyesuaian nan tepat.

C. ASPEK-ASPEK KERJA PRESTATIF
Perilaku kerja prestatif boleh dilihat n domestik sikap sebagai berikut :
1. Kerja Zakiah
Kerja ikhlas bukan berarti kerja sonder memimpikan gaji/honor. Kerja putih dalam hal ini dapat diartikan kerja yang dilakukan tanpa keluh kesah. Segala apa jerih payah bahkan rasa capek tidak dirasakan suatu beban yang berat.
Transendental :
Seorang tukang jahit sepatu walaupun hasil jahitannya sekadar dapat untuk menutup biaya, tetapi tetap bekerja dengan baik, melaksanakan pekerjaannya dengan murni dan berusaha moga pesanan lakukan jahitannya baik dengan harapan seharusnya rejeki yang masin lidah menjadi berkat Tuhan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
2. Kerja Mawas Diri Berbunga Rasa Sentimental
Kerja introspeksi boleh diartikan tidak tergopoh-gopoh dalam mengambil suatu tindakan, bukan mudah terpancing oleh suasana dalam menerima suatu kritikan maupun sanjungan. Sebelum bertindak dipikirkan dengan matang keputusan barang apa yang akan diambil. Makanya karena itu sikap hati-hati terbiasa diterapkan agar bukan mudah terjebak plong kesalahan yang setinggi.
Contoh :
Seorang ketua perusahaan yang memiliki ki aib pribadi di rumah dengan keluarganya, tidak boleh mengangkut masalah ke perusahaan.
3. Kerja Cerdas
Cerdas, hipotetis perkembangan akal budinya (bagi berpikir, mengerti) dan ekstrem kerumahtanggaan berpikir. Berkarya enggak hanya mengandalkan otot saja tetapi kembali mengandalkan penggagas artinya untuk mencapai sukses enggak hanya dibutuhkan kerja keras sekadar akan cuma juga kepintaran untuk melakukan inovasi-inovasi baru yang bisa diterima oleh masyarakat.
Kerja cerdas adalah berkreasi dengan menggunakan pikiran yang mencolok, cepat, tepat internal mengakui, menanggapi, menentukan sikap dan berbuat.
Wirausahawan yang cerdas, wirausahawan internal menjalankan pekerjaannya pandai mengalkulasi resiko, makmur mengaram prospek, dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan.
Ideal :
Wiraswasta intern berkreasi menggunakan konsep keilmuan, misalnya penggunaan teknologi tepat, menggunakan konsep hitung menghitung (matematika), memperalat bahasa mendunia, pandai bernegosiasi, berkomunikasi dan mengelola amanat.
4. Kerja Keras
Kerja persisten signifikan berkreasi dengan menunggangi sumber daya secara optimal, misalnya tenaga, pikiran, dan pikiran dalam menggunakan waktu, bahan, dana dan alat.
Kerja keras dalam bekerja mampunyai sifat mabuk kerja buat bisa menjejak sasaran yang cak hendak dicapai, dapat memanfaatkan hari yang optimal sehingga sekali-kali tidak mengenal hari, jarak, dan kesulitan nan dihadapi, sangat bersemangat untuk meraih keinginannya.
Contoh :
Kerja keras seorang nelayan, setiap hari mereka berangkat bikin berlayar tanpa mengenal waktu dan lelah, kadang-kadang jika cuaca tidak membantu penjala tersebut bisa tidak membawa hasil tangkapannya.
5. Kerja Tuntas
Kerja tuntas artinya kerja yang tidak setengah-sekeping dan mampu mengorganisasikan bagian manuver secara terpadu dari awal sampai penghabisan untuk dapat menghasilkan usahanya secara maksimal.
Kamil :
Seorang pengusaha konveksi dapat mengorganisasikan usahanya dengan baik menginjak berusul membuat sarana ilian, lay out konveksi, peralatan yang dibutuhkan, proses produksi, ketatanegaraan pemasaran, kemungkinan kerugian sebatas mendapatkan hasil yang memuaskan merupakan laba.

Baca juga :  4 Aspek Pancasila Sebagai Sistem Filsafat

D. MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF Dalam KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Untuk memasrahkan motivasi, menyuntikkan, dan merabuk mental jiwa wirausaha perlu sekali menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif dalam kehidupan sehari-musim di n domestik mileu keluarga, sekolah dan mahajana. Penerapannya dapat faktual aktivitas legal internal menjalankan hidup sehari-hari alias positif kegiatan bisnis.
1. Di Lingkungan Keluarga
Menerapkan kerja prestatif di lingkungan anak bini di antaranya bisa maujud :
a. Disiplin dalam menjalankan barang bawaan, seperti ibadah, membiasakan dan membantu individu tua, tidak memurukkan-nunda waktu.
b. Mengisi waktu senggang bikin kegiatan yang produktif, bakir dan inovatif.
c. Bertanggung jawab terhadap pekerjaan nan diberikan keluarga, dan dikerjakan sepenuhnya.
2. Di Lingkungan Sekolah
Sarana untuk bisa digunakan menerapkan kerja prestatif di lingkungan sekolah antara lain :
a. Kegiatan belajar mengajar di kelas.
b. Kegiatan intra sekolah (OSIS).
c. Unit-unit manuver yang ada di sekolah seperti halnya : koperasi siswa, pertokoan, kantin, bank mini, studio baju.
3. Di Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat bertambah luas dan obsesi sehingga kegiatan menerapkan kerja prestatif akan lebih leluasa dan bukan simulatif, tetapi ter-hormat-bermartabat praktek.
Media yang digunakan :
a. Organisasi kemasyarakatan, seperti karang akil balig, organisasi keolahragaan, lembaga swadaya masyarakat, koperasi, dan lain-lain.
b. Mayapada usaha dan industri misalnya, magang, berkarya paroh periode dan sebagainya.

Tugas
A. Tujuan
Mengenali dan memahami mengenal kerja prestatif

B. Alat
1. Buku tulis dan peralatannya
2. Tape memori jika diperlukan

C. Persiapan Kerja
1. Amati mileu di sekeliling Sira. Buatlah interviu dengan para pelaku/profesi wirausahawan. Buatlah daftar akan halnya konklusi berpokok wawansabda Anda mengenai kerja prestatif.
2. Lakukan sawala dengan rival sebangku Anda bikin mengenali ciri-ciri orang nan bersikap dan perilaku kerja prestatif. Dengan mengamalkan tugas ini diharapkan Engkau akan memahami dan melaksanakan privat hidup sehari-tahun.

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan ringkas !
1. Mengapa dalam mileu keluarga, sosok tua bangka adalah pemegang dominasi dalam perilaku kerja prestatif ?
2. Jelaskan karakteristik prestatif yang digunakan seorang wirausaha intern bisnisnya !
3. Sebutkan cara memotivasi anak untuk berwatak kerja prestatif !
4. Jelaskan bentuk-kerangka kemajuan wirausaha berupa teknologi dan komoditas dalam melakukan kerja prestatif !
5. Jelaskan pengaruh kerja ikhlas terhadap kerja prestatif !
6. Kejadian-hal barang apa tetapi yang harus diperhatikan dalam konsep penerapan disiplin di lingkungan sekolah ?
7. Kok disiplin proses belajar di sekolah sangat utama ?
8. Apa sebabnya kita harus melakukan kerja begitu juga hamba allah tidak ?
9. Apa akibatnya jika seseorang wirausaha tidak menerapkan konsep kejujuran ?
10. Segala apa sebabnya kita teradat menerapkan kepedulian terhadap dur kerumahtanggaan bentuk hasil kerja ?

Baca juga :  Ceramah Tentang Pergaulan Bebas Beserta Dalilnya

Uji Kompetensi
A. Berilah stempel silang (X) pada huruf a, b, c, d atau e di depan jawaban yang benar !
1. Pelajar nan bergaya dan berkepribadian kerja prestatif yakni ……
a. tak memiliki nilai biram di rapornya
b. tidak pertalian datang tercecer sekolah
c. ramah dan sopan dalam bergaul
d. burung laut tampil meyakinkan
e. selalu ingin maju
2. Setelah tamat SMK, Anda ingin membuka usaha toko sedarun menunggu pekerjaan nan dicita-citakan, berarti melakukan jalan hidup ……
a. secara nirmala
b. karena terpaksa
c. secara tuntas
d. dengan sikap kerja cerdas
e. dengan kerja berkanjang
3. Basyar nan bekerja dengan sungguh-sungguh dan dilandasi hati yang nirmala disebut ……
a. kerja gentur d. kerja cerdas
b. kerja tuntas e. kerja orang hutan
c. kerja ikhlas
4. Wirausaha yang bekerja dengan bukan tergerak oleh pikiran/kemarahan yang sedang melanda jiwanya disebut kerja ……
a. kalis d. tuntas
b. gigih e. mawas terhadap emosi
c. cerdas
5. Untuk memaksimalkan sikap mental nan nyata dapat dilakukan dengan cara ……
6. Di bawah ini yang tidak merupakan sikap-sikap yang harus dimiliki untuk menjadi seorang wiraswasta adalah ……
a. gemuk d. teruji
b. inovatif e. beriktikad diri
c. pesimis
7. Istilah yang tepat untuk menyebutkan keterikatan untuk melakukan sesuatu dalam diri seseorang adalah …
a. sungguh-sungguh d. naluri
b. komitmen e. inisiatif
c. optimis
8. Misal koteng wirausahawan, keinginan berprestasi ialah suatu ……
a. tujuan d. kebutuhan
b. cita-cita e. kebiasaan
c. keinginan
9. Bukan sebagai pencahanan sambilan, berguna wirausahawan bekerja ……
a. karena jujur bahwa itu sesuai kehendaknya
b. khusyuk sesuai kemauan
c. dengan niat yang sungguh-sungguh
d. bukan karena terdesak
e. secara sukarela
10. Perilaku kerja prestatif dapat diwujudkan kerumahtanggaan sikap-sikap berikut, yaitu ……
a. disiplin, ki liat, mandiri, tidak mau menerima bantuan basyar lain
b. ulet, mandiri, pragmatis, menolak segala apa macam penyempuraan
c. mandiri, realitas, produktif, inovatif mau bekerjasama dengan orang bukan
d. disiplin, tahan banting, gemuk, inovatif dan menghalalkan segala macam cara
e. kreatif, inovatif, mandiri, apatis, mau bekerjasama dengan basyar enggak
11. Slogan nan dapat menimbulkan sikap malas di antaranya adalah perumpamaan berikut ……
a. waktu yaitu persen
b. biar lambat asal selamat
c. waktu laksana syamsir
d. takdirnya kita bisa untuk sekarang kenapa besok
e. perian yakni harta yang paling berharga
12. Kunci utama bikin memperoleh kecekatan yang tinggi merupakan ……
a. berpikir lateral
b. belajar teori amung
c. banyak berlatih dan berdisiplin
d. berkhayal dan bermimpi
e. banyak mendengarkan berita
13. Stephen Covey memunculkan empat sebelah potensial yang dimiliki manusia untuk berbudaya. Salah satunya merupakan sikap mawas diri yang disebut ……
a. creative imagination
b. conscience
c. independent will
d. intellegency
e. self awareness
14. Lain berminat cak bagi mengimpor bisnis tertentu karena persaingan ketat dan sarana kampanye yang dimiliki kurang patut, merupakan aspek kerja prestatif aktual kerjas ……
a. ikhlas d. persisten
b. mawas e. cerdas
c. tuntas
15. Menghasilkan komoditas mentah dan berhasil mengekspor, terutama merupakan hasil kerja ……
a. berkanjang d. cerdas
b. tuntas e. mawas
c. kalis
16. Di bawah ini yang bukan suatu hal yang dapat menolak untuk kedahagaan selalu maju, adalah ……
a. kehampaan musim dulu
b. menciptakan menjadikan cita-cita, dan harapan-harapan
c. memungkiri nyawa
d. keberhasilan
e. trauma yang mendalam
17. Faktor yang bisa menimbulkan ketidakjujuran dalam diri seseorang adalah ……
a. enggak berpikir positif
b. nyali bertindak
c. senang bekerja sama
d. percaya diri
e. kian menghargai orang tak
18. Seseorang yang bekerja tidak hanya mengandalkan otot sekadar, sahaja juga kecendekiaan untuk melakukan terobosan-pintasan yunior yang dapat diterima oleh masyarakat disebut ……
a. kerja sejati d. kerja mawas
b. kerja tuntas e. kerja keras
c. kerja cerdas
19. Dengan kerja mawas akan ……
a. mengantisipasi tidak melakukan kesalahan yang sama
b. ragu-ragu intern mengambil keputusan
c. membentuk lebih berani bertindak
d. meningkatkan semangat
e. optimis kerumahtanggaan berusaha
20. Di bawah ini yang tak yakni sisi potensial yang dimiliki makhluk untuk maju ialah…
a. sikap orang hutan diri
b. menggandeng kendali
c. mempertajam suara miring hati
d. independent will
e. berpikir congah
21. Pernyataan nan berkaitan dengan kerja mawas merupakan ……
a. berkarya atas kemauan seorang
b. berkreasi penuh pertimbangan
c. bersedia mengorbankan waktu istirahat
d. acara harus diolah
e. memaksakan diri untuk meraih sukses
22. Manfaat dari kerja jati merupakan ……
a. kerja minus mengharapkan upah
b. kerja dilakukan sukarela
c. kerja yang menerima gaji berapapun besarnya
d. kerja apa saja meskipun tidak sesuai dengan keahlian
e. kerja yang dilakukan tanpa keluh kesah dan dengan senang hati
23. Seorang yang menyenangi pekerjaannya, memiliki amal nan tinggi, dan membuka probabilitas bagi pengembangan pemikirannya, dia akan selalu putar otak, bagaimana memunculkan usaha, menggurdi daya kreasi, menciptakan peluang, menciptakan pintasan, disebut ……
24. Dengan kedatangan mengerjakan teruji berarti setiap perbuatan yang dilakukan wirausahawan maknanya adalah ……
25. Nan tak prinsip untuk mengintensifkan sikap jujur adalah ……
a. bertakwa kepada Allah Yang Maha Esa
b. jiwa tertinggal
c. meningkatkan konsumen
d. membatasi keinginan yang jebah
e. melatih disiplin diri

Baca juga :  Pengertian Narasi Deskripsi Eksposisi Argumentasi Dan Persuasi Beserta Contohnya

26. Indikator yang bisa digunakan kerja tuntas wirausahawan yaitu ……
a. taksiran d. dana
b. bahan e. organ
c. program
27. Berikut ini yang termasuk dalam signifikasi kerja tuntas yaitu ……
a. masih menyisakan masalah
b. selesai alang kepalang
c. tak ada nan terhenti
d. tekor sempurna
e. ada keluhan-keluhan konsumen
28. Wirausahawan yang ingin sukses juga harus introspeksi dalam arti ……
a. bertambah mengenal kepribadiannya
b. lebih mengenal orang lain
c. percaya diri yang tangga
d. pendidikannya harus relevan
e. bertanggung jawab lega pekerjaannya
29. Untuk menimbulkan kejujuran dalam diri seseorang bisa dilakukan dengan pendirian ……
a. mencampuri urusan orang lain
b. berkepastian lega orang bukan
c. menampilkan keburukan koteng
d. melatih disiplin diri
e. belajar ke asing daerah
30. Istilah yang tepat untuk menyebutkan sikap seseorang nan selalu berusaha menjadi terbaik dalam apa hal/parasan adalah ……
a. inovatif d. persuasif
b. kreatif e. empati
c. prestatif

B. Jawablah soal-pertanyaan di sumber akar ini dengan jelas dan bersusila !
1. Sebutkan sikap-sikap perilaku kerja prestatif !
2. Sebutkan 4 (catur) sisi potensial yang dimiliki manusia lakukan maju !
3. Apakah denotasi dari kerja cerdas ?
4. Sebutkan karakteristik penunjang kerja gentur wirausahawan !
5. Berilah contoh kerja tuntas yang dilakukan seorang penyetir taksi !
6. Dalam bersusah payah seorang wirausaha harus dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan harus memencilkan pemborosan waktu, berilah paradigma dalam pemborosan waktu !
7. Apa nan Anda ketahui dengan kerjas orang hutan ?
8. Apa yang menjadi ciri khusus perilaku kerja prestatif ?
9. Sebutkan sikap orang tua yang dapat menghalangi kerja prestatif momongan !
10. Sebutkan sejumlah manuver yang dapat ditempuh intern menerapkan sikap jujur wirausaha di mileu sekolah !

Pelajar Yang Bersikap Dan Berperilaku Kerja Prestatif Adalah

Source: http://rezaotomotive.blogspot.com/2015/