Pada Hikayat Alur Yang Digunakan Biasanya

Pada Hikayat Alur Yang Digunakan Biasanya

2021-10-23

Kelas: XPelajaran : Bahasa IndonesiaKata kunci : alur, hikayat, cerpen, perbedaanKategori :Portal IV : Melestarikan Nilai Kearifan Domestik Melangkahi Kisah RakyatPembahasan:Alur adalah jalinan peristiwa yang mempunyai rangkaian sebab akibat yang membentuk satu rangkaian kisah nan utuh.

Perbedaan alur hikayat dan alur cerpen adalah- Pada hikayat, alur yang digunakan yakni silsilah mundur dan alur berbingkai. Alur berbingkai yaitu alur nan menghadirkan kisahan yang lain i intern kisah tersebut. Biasanya, dalam hikayat terdapat tokoh tidak yang membualkan kisahan yang tidak di dalam cerita tersebut.

– Pada cerpen, galur yang digunakan adalah alur berpola berbudaya, berpola mundur, bahkan berpola fusi (maju dan memulur).

ANDROID
TYPE:
Publik


(
8367
ratings )

Price: $

Kamu sudah memahami perbedaan karakteristik bahasa hikayat dengan cerpen. Dalam sub babak ini, sira akan belajar mengembangkan imajinasi dan penciptaan untuk menuliskan kembali isi hikayat dalam bentuk cerpen.

Kegiatan 1


Membandingkan Galur Narasi dalam Hikayat dan Cerpen

Salah satu unsur intrinsik yang sangat menentukan keberhasilan sebuah cerpen ataupun hikayat dalam memunculkan cerita adalah alur. Alur merupakan rangkaian keadaan yang mempunyai hubungan sebab akibat nan membentuk satu rangkaian kisahan yang utuh.

Salah suatu karakteristik galur dalam hikayat selain beralur beradab adalah menggunakan alur berbingkai. Galur ki bertambah dalam sebuah kisahan berarti kisahan dimulai bersumber masa lepas ke kontemporer, atau dari masa kini ke hari nan kelak. Alur berbingkai artinya di dalam cerita ada cerita enggak. Alur berbingkai dalam hikayat biasanya disajikan dengan menghadirkan dalang lain yang bercerita mengenai satu kisah.

Perhatikan contoh alur berim dalam kutipan hikayat berikut ini.
Dalam cerita yang lain pula, Bayan mengarang akan halnya pengorbanan seorang isteri. seorang puteri raja yang brutal sudah lalu membunuh 39 orang suaminya. suaminya yang keempat puluh sudah lalu berjaya menginsafkannya dengan sebuah kisah adapun seekor rusa betina nan sanggup mengambil alih pasangannya, menjangan kesatria, untuk disembelih.

Dalam kutipan di atas tampak Burung Bayan sedang menyampaikan sebuah cerita kepada tuannya. Inilah nan dimaksud alur cerita berbingkai.

Berbeda dengan hikayat nan besar perut menggunakan alur mundur, alur dalam cerpen dapat berpola maju, memanjang, bahkan beradab memanjang (paduan).

Tugas 1

Ajaran:

  1. Bacalah kembali cerpen Tukang Pijat berkeliling. Tuliskan silsilah ceritanya (rangkaian peristiwanya) secara singkat.
  2. Bacalah hikayat berikut ini kemudian tuliskan alur ceritanya (rangkaian peristiwanya) secara singkat.
  3. Bandingkanlah alur cerpen dan hikayat tersebut!

Jawab:

1) Alur pada cerpen ‘Tukang Pijat Berkeliling’ adalah alur bertamadun. Ringkasan situasi:

Tiba-tiba saja datang ke kampung dengan pakaian tertumbuk pandangan lusuh seseorang nan dikenal Darko, sang juru pijat keliling. Setiap malam, dengan membawa minyak urut, sira menyusuri jari-jari di kampung guna ulem pelanggan. Bila malam damping tandas, Darko pula ke gelanggang pekuburan di ujung kampung. Penduduk menyarankan supaya menginap di sajadah saja. Tetapi dia tolak. Katanya saat ini masjid sedang fertil di ujung sumbu badak. Seminggu kemudian bani adam-khalayak kampung gusar. Karena Pak Lurah mereklamekan bahwa masjid kampung satu-satunya yang berkecukupan di jalan terdepan, akan segera dipindah ke permukiman berimpitan rumah-rumah penduduk.

Kurit meminta Darko meramalkan nasibnya. Awalnya Kurit menolak. Kemudian beliau tiba membarut-barut bekas kaki tangan Kurit berujar, ”Tetap dirawat pertanianmu, rezeki akan terus membuntuti.” Tidak lama kemudian, Kurit membenarkan ucapan Darko dan menceritakan kejelian Darko kepada siapa saja nan beliau temui.

Baca juga :  Sarana Dan Prasarana Lari Jarak Pendek

Sekarang hampir setiap lilin lebah gelojoh doang ada yang membutuhkan jasanya. Kejelian Darko dalam meramal semakin diyakini manusia-hamba allah kampung. Sampul Lurah lagi merasa terusik mendengar kabar tersebut. Paket Lembah mengundang Darko dan mendesak Darko memberikan nomor pokeng, apalagi rendah memohon. Akhirnya Darko memberikannya. Sahaja nomor ponggok yang diberikan Darko tak juga terobos. Paket Leger geram dan di suatu Jumat yang cerah, Cangkang Lurah mengumpulkan sejumlah pemukim guna ki memengaruhi perlengkapan penguburan ke paruh permukiman. Dan sejak itulah warga tidak menemukan Darko sekali lagi sejak dua hari nan lalu,

BACA:
Organ Pencernaan Peranakan plong Manusia

2) Suka-suka seorang suami istri gelap yang dikutuk nyawa miskin. Pada suatu hari mereka mendapatkan anak yang diberi tanda Marakarma, dan sejak anak itu lahir hidup mereka pun menjadi sejahtera dan berada. Ayahnya terlukai perkataan para ahli nujum yang mengatakan bahwa momongan itu mengirimkan sial dan mereka harus membuangnya.Selepas membuangnya, mereka lagi hidup sengsara. Dalam waktu pembuangan, Marakrama membiasakan ilmu kesaktian dan pada suatu hari anda dituduh mencolong dan dibuang ke laut. Beliau terdampar di tepi pantai panggung silam raksasa omnivora. Ia pun ditemukan oleh Kuntum Cahaya dan diselamatkannya.

Mereka pula kabur dan membunuh lautan tersebut. Nahkoda kapal bertujuan kejam bikin membuang Marakarma ke laut, dan seekor iwak membawanya ke Kewedanan Pelinggam Cahaya, di mana kapal itu singgah.

Marakrama dulu bersama Nenek Kebayan dan ia pun mengetahui bahwa Dayang Mayang yakni adik kandungnya. Tinggal Marakarma kembali ke Negeri Puspa Sari dan ibunya menjadi pemungut gawang. Suntuk ia memohon kepada dewa untuk mengembalikan kejadian Puspa Konsentrat. Puspa Ekstrak pun makmur mengakibatkan Maharaja Indra Batara dengki dan menyerang Puspa Esensi. Kemudian Marakrama menjadi Sultan Mercu Negara.

Tugas 2

Bacalah hikayat berikut ini kemudian tuliskan isi kisah hikayat tersebut dalam Kerangka Cerpen.

Jawab:

Hikayat Si Miskin

Karena sumpah Betara Indera, sendiri raja keinderaan beserta permaisurinya dibuang dari keinderaan sehingga sengsara hidupnya. Makanya sebab itu engkau dikenal sebagai si Miskin. Setiap hari mereka berkeliling berburu rezeki di Kewedanan Antah Berantah di bawah pimpinan Maharaja Indera Dewa. Ke manapun mereka menyingkir selalu diusir penduduk dengan disertai teratu. Lilin batik hari mereka tidur di hutan dan siang harinya mereka berkeliling mencari kas dapur. Saat isterinya mengandung tiga wulan, kamu menginginkan buah mangga nan ada di taman raja. Tapi Si Miskin menolaknya sehingga si isteri semakin keras menangisnya. Kemudian sang Miskin mengamini permintaannya, semata-mata Sang Miskin semata-mata membelikan biji kemaluan mempelam dari pasar sehingga ditolak maka dari itu isterinya. Puas akhirnya dengan rasa kabur dan terpaksa beliau menghadap kaisar dan memohon mangga. Pasca- ia mendapatkannya, ia segera pulang dan memberikan mangga itu kepeda isterinya. Pasca- tiba saatnya, lahirlah anak asuh junjungan-laki permulaan mereka yang diberi nama Marakarmah (anak asuh di n domestik kesukaran) dan diasuhnya dengan penuh kasih sayang.

Pada satu hari ketika madya menggali tanah si Miskin mendapat tajau nan penuh berisi emas yang lain akan habis setakat ke anak cucunya. Dengan kodrat Allah, di gelanggang itu berdirilah sebuah imperium komplit dengan perlengkapannya. Kemudian Si Miskin mengganti namanya menjadi Maharaja Indera Angkasa dan isterinya bernama Tuan Puteri Ratna Dewi. Dan negerinya diberi keunggulan Puspa Ekstrak. Tidak lama kemudian, lahirlah anak kedua mereka bernama Nila Kesuma.

Baca juga :  Spesies Spermatophyta Yang Tidak Hidup Parasit Adalah

Maharaja Indera Dewa menjadi iri lever atas kemasyhuran Area Puspa Sari dan kebaikan hati Raja Indera Angkasa. Detik Maharaja Indera Angkasa mencari ahli tenung lakukan memfaalkan vitalitas putera-puterinya, Maharaja Indera Dewa memanfaatkan hal tersebut bikin membanting Negeri Puspa Esensi. Atas batu bengis Maharaja Indera Dewa, para penilik mengatakan bahwa belakang hari Marakarmah dan Nila Kesuma akan mendatangkan celaka bikin orangtuanya. Maharaja Indera Angkasa berkeyakinan pada wangsit haram tersebut dan dengan berat hati kamu mewajibkan kedua puteranya memencilkan sepanjang-lamanya. Sepeninggal putera-puterinya, Negeri Puspa Sari menguap terbakar dan Maharaja Indera Angkasa menjadi miskin kembali.

BACA:
Penyakit pada Tanaman Karena Virus

Sesampainya di tengah hutan, Marakarmah dan Nila Kesuma berlindung di bawah pokok kayu beringin dan mereka menangkap seekor titit untuk dimakan. Saat Marakarmah mencari api ke kempung, anda disangka seorang perampas dan ia dipukuli insan banyak, kemudian dibuang ke laut. Nila Kesuma ditemu maka dari itu Baginda Mengindera Esensi, putera mahkota Palinggam Seri, yang lega kesudahannya menjadi isteri putera mahkota itu dan bernama Mayang Mengurai.

Nasib Marakarmah dilautan anda terus hanyut dan terdampar di dermaga raksasa. Di sana beliau bertemu dengan Cahaya Chairani (anak kaisar Cina) yang ditawan makanya raksasa. Mereka empat mata menyedang melarikan diri terbit pulau itu dengan menumpang sebuah kapal. Nahkoda kapal menginginkan cuaca Chairani sehingga ia menjorokkan Marakarmah kelaut, kemudian ia ditelan makanya ikan nun nan pada akibatnya mengempar di dekat rumah Nini Kebayan. Atas tajali burung rajawali, Nenek Kebayan mengeluarkan Marakarmah pecah perut ikan nun itu. Kemudian Marakarmah dijadikan anak gotong Nini Kebayan.

Saban hari Marakarmah membantu Nenek Kebayan menjual anakan yang akhirnya membuat ia bersabung pun dengan iaterinya Kirana Chairani. Karena cerita berbunga Nenek Kebayan mengenai Emir Mangindera Sari, tahulah Marakarmah bahwa puteri yang ditemulan Yang dipertuan Mangindera Sari itu merupakan adiknya seorang, kemudian kamu menemui adiknya itu. Lalu kamu membunuh nahkoda kapal nan keji itu. Lebih jauh Marakarmah berburu ayah bundanya, dan dengan kesaktiannya ia menciptakan lagi kerajaan Puspa Konsentrat sama dengan dahulu rekata. Kemudian ia mengalahkan Negeri Antah Berantah, yang kemudian dipimpin oleh raja Bujangga Indera (tembuni Kilap Chairani). Akhirnya, Marakarmah pergi ke negeri mertuanya Suar Indera dan menggantikan mertuanya itu menjadi Sultan Mangindera Pati menjadi syah di Palinggam panah.

Kegiatan 2

Menceritakan Kembali Isi Hikayat ke dalam Bentuk Cerpen

Kamu telah membandingkan isi dan kaidah kebahasaan hikayat dan cerpen, berikutnya kamu akan belajar mengubah isi cerita hikayat ke intern rancangan cerpen.
Di antara yang perlu sira perhatikan ialah

  • Memungkiri alur cerita mulai sejak galur berbingkai menjadi alur idiosinkratis.
  • Menunggangi bahasa Indonesia momen ini.
  • Menggunkan kecondongan bahasa yang sesuai.
  • Teguh mempertahankan nilai-ponten nan terkandung di dalam hikayat.

Tugas

Untuk memudahkan sira privat batik cerpen berdasarkan isi kisah hikayat di atas, kerjakanlah suntuk tugas-tugas berikut.

1) Analisislah gagasan-gagasan pokok intern teks Hikayat Si Miskin. 2) Susunlah gagasan-gagasan taktik tersebut menjadi sebuah sinopsis kisahan yang utuh!

3) Ubahlah hikayat tersebut menjadi sebuah cerpen dengan memeka langkah berikut!

  • Analisislah poin-nilai yang terdapat kerumahtanggaan hikayat;
  • Tentukan tema bersumber sinopsis yang sudah lalu kamu cak bagi;
  • Buatlah angka-ponten alur dari tema tersebut sehingga menjadi gambar cerpen;
  • Kembangkanlah poin alur tersebut menjadi sebuah cerpen yang memiliki pelopor dan setting berbeda dengan wacana asal dengan tetap memerhatikan alur dan nilai.
Baca juga :  Apa Yang Membedakan Rasul Dengan Manusia Biasa

BACA:
Penyebab Terjadinya Pertukaran Sosial & Budaya

Jawab:

1) Gagasan-gagasan pokok internal teks Hikayat sang Miskin adalah:

  1. Seorang raja di Kayangan dibuang dan dikutuk menjadi miskin oleh dewa Batara Indera, dia kemudian dikenal senagai Si Miskin
  2. Sang Miskin dan istrinya pergi ke Negara Antah Berantah dimana mereka diusir-usir karena pakaianya nan bersetai-setai dan tertekan tinggal di hutan.
  3. Ulam-ulam Si Miskin hamil dan mengidam mangga dari kebun raja Negeri Padi Berantah. Di Miskin pun berupaya mengambilnya.
  4. Setelah melahirkan, anaknya adalah suami-suami dan diberi nama Marakarmah (anak nan lahir privat kesulitan)
  5. Sang Miskin dan keluarganya mulai-tiba menjadi mewah setelah menemukan tajau berilmu emas.
  6. Dengan khasanah ini Si Miskin mendirikan Kerajaan Puspa Sari dan menyebutkan dirinya Maharaja Indera Angkasa dan isterinya bernama Tuan Puteri Ratna Dewi. Ia kemudian punya anak kedua yang bernama Nila Kesuma.
  7. Karena kekayaannya kerajaan ini mengundang sirik kekaisaran Antah Berantah. Rajanya kemudian mengatur agar pengontrol berbohong terhadap ramalannya dan mengatakan bahwa kedua anak asuh itu akan membawa bencana.
  8. Hasilnya Marakarmah dan Nila Utama diusir akibat petunjuk palsu itu.
  9. Di terungku Marakarmah dituduh mencolong dan dibuang ke laut. Tentatif Nila Utama bertemu dan menikah dengan Putera Mahkota kerajaan Palinggam Cahaya.
  10. Provisional Marakarmah akirnya mendarat dan bertemu dengan Cahaya Chairani yang ditawan para lautan. Mereka berbuntut melarikan diri dan menumpang kapal. Saja nahkoda kapal tergiring dengan Cahaya Chairani dan membuang Marakarmah kel laut lagi sehingga anda dimakan lauk.
  11. Marakarmah berbuah keluar mulai sejak perut ikan dan berkarya plong Nenek Kebayan yang menjual bunga dan bisa bertemu kembali dengan Cahaya Chairani.
  12. Marakarmah kemudian bertemu lagi dengan adiknya Nila Kusema.
  13. Marakarmah kemudian kembali ke orang tuanya yang pula-lagi menjadi Si Miskin dan mendukung membangun kembali kerajaannya.
  14. Kesudahannya, Marakarmah menyingkir negara mertuanya dan memggantikan mertuanya debagai sri paduka.

2) Ada seorang laki istri nan dikutuk hidup miskin. Pada satu hari mereka mendapatkan anak asuh yang diberi merek Marakarma, dan sejak anak asuh itu lahir roh mereka pun menjadi sejahtera dan fertil. Ayahnya termakan perkataan para pakar nujum yang mengatakan bahwa anak asuh itu membawa sial dan mereka harus membuangnya.Setelah membuangnya, mereka juga usia sengsara. Kerumahtanggaan masa pembuangan, Marakrama membiasakan ilmu kesaktian dan pada suatu hari ia dituduh mencuri dan dibuang ke laut. Ia terdampar di tepi pantai bekas dulu ki akbar pemakan segala. Engkau pula ditemukan oleh Dayang Cahaya dan diselamatkannya. Mereka pun kabur dan membunuh raksasa tersebut.

Nahkoda kapal berujud jahat buat membuang Marakarma ke laut, dan seekor iwak membawanya ke Daerah Pelinggam Cahaya, di mana kapal itu singgah. Marakrama tinggal bersama Nenek Kebayan dan beliau pun mengetahui bahwa Putri Arai ialah adik kandungnya. Suntuk Marakarma pun ke Distrik Puspa Bibit dan ibunya menjadi pemungut tiang. Silam anda memohon kepada batara cak bagi menimbangi hal Puspa Pati. Puspa Sari lagi berharta mengakibatkan Maharaja Indra Betara iri dan menyerang Puspa Sari. Kemudian Marakrama menjadi Sultan Mercu Negara.

Pada Hikayat Alur Yang Digunakan Biasanya

Source: https://apayangkamu.com/materi-membandingkan-alur-cerita-dalam-hikayat-dan-cerpen

Ocha Febriana

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Pada Hikayat Alur Yang Digunakan Biasanya yang dipublish pada 20 Agustus 2022 di website DUJUZ.COM

Artikel Terkait