Mengapa Keberadaan Voc Dianggap Sangat Istimewa

Mengapa Keberadaan Voc Dianggap Sangat Istimewa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Artikel atau adegan artikel ini mungkin makin setuju
dipindahkan
ke Perusahaan Hindia Timur Belanda


[
pindah
]

Perusahaan Hindia Timur Belanda

Vereenigde Oostindische Compagnie

Etiket masif

  • Vereenigde Oostindische Compagnie
    (populer)
  • Geoctroyeerde Oostindische Compagnie
    (asli)
  • Vereenigde Nederlandsche
    Geoctrooyeerde Oostindische Compagnie
    (sah)

Jenis

Firma umum
Pabrik Proto-Konglomerasi, Perdagangan
Semangat Bangkrut dan seluruh kepemilikannya di Nusantara dinasionalisasi
Pendahulu
  • Voorcompagnieën/Pra-kompeni (1594–1602)
  • Compagnie van Verre
    Brabantsche Compagnie
    Compagnie van De Moucheron
    Veerse Compagnie

Penerus
Hindia Belanda
Didirikan 20 Maret 1602 melangkahi pemberkasan empat perusahaan menggandar Belanda
Pembangun Johan van Oldenbarnevelt dan
Staten Generaal
Ditutup 31 Desember 1799
Dinas
pusat


Republik Belanda

Oost-Indisch Huis, Amsterdam

,

Republik Belanda

Cabang


Hindia Belanda

Batavia, Hindia Belanda

Kawasan usaha

Hindia Belanda (utama)
India
Tiongkok
Thailand
Taiwan
Malaka
Jepang
Afrika Daksina

Tokoh
kunci

Heeren XVII/Dewan Tujuh Belas (Republik Belanda, 1602-1799)
Gubernur Jenderal Hindia Belanda (Batavia, 1610-1800)
Barang Rempah-rempah, sutra, lantai, logam, hewan peliharaan, teh, gabah, kacang, tebu, anggur, kopi

Perusahaan Hindia Timur Belanda, secara legal bernama
Persatuan Perusahaan Hindia Timur
(bahasa Belanda:

Vereenigde Oostindische Compagnie
; disingkat
VOC) didirikan pada 20 Maret 1602.[1]
VOC adalah persekutuan dagang pangkal Belanda yang memiliki monopoli bagi aktivitas bazar di Asia. Disebut Hindia Timur karena ada juga Geoctroyeerde Westindische Compagnie yang ialah sindikat bakal kawasan Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap bagaikan perusahaan multinasional permulaan di dunia
[2]
sambil merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pencatuan saham.[3]
Salah satu pemegang saham VOC terbesar adalah Isaac Le Maire, seorang pemanufaktur dan investor pertalian keluarga Ibrani asal Walonia (sekarang Belgia).

Biarpun sepantasnya VOC merupakan sebuah persekutuan badan dagang saja, tetapi badan dagang ini distingtif karena didukung maka itu negara dan diberi fasilitas serta peruntungan-hak istimewa (octrooi).[1]
Misalnya VOC boleh punya tentara, memiliki alat penglihatan uang, bernegosiasi dengan negara enggak hingga menyatakan perang.[1]
Banyak pihak memanggil VOC seumpama negara di dalam negara. VOC memiliki heksa- bagian (Kamers) di Amsterdam, Middelburg (lakukan Zeeland), Enkhuizen, Delft, Hoorn, dan Rotterdam.[4]
Kafilah dari ruang ini berkumpul sebagai
Heeren XVII
maupun 17 tuan.[5]
Kamers
menyedekahkan delegasi ke dalam sapta belas sesuai dengan nisbah modal yang mereka bayarkan; delegasi Amsterdam berjumlah delapan.

Di kalangan sosok Indonesia malah pula di Malaysia, VOC memiliki sebutan populer
Kompeni
atau
Kumpeni.[6]
Istilah ini bermula mulai sejak kesalahan sosok Indonesia ketika mengucapkan
compagnie
intern bahasa Belanda yang merujuk pada makna perusahaan.[6]
Setelah VOC berparak, istilah “Kompeni” kemudian menginjak digunakan secara masyarakat dalam bahasa sehari perian bikin merujuk ke pemerintah dan tentara Belanda karena penindasannya dan pemerasan kepada rakyat Indonesia.

Rekaman

[sunting
|
sunting sumber]

Galangan kapal Firma Hindia Timur Belanda di Amsterdam, sekitar hari 1750.

Replika
Amsterdam
(1749).

Datangnya orang Eropa melalui jalur laut diawali oleh Vasco da Gama, nan sreg tahun 1497-1498 berhasil melaut dari Eropa ke India melalui Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) di ujung selatan Afrika.[7]
Sehingga mereka tidak perlu sekali lagi bersaing dengan pedagang-pendatang Timur Tengah untuk memperoleh akses ke Asia Timur, yang selama ini ditempuh melampaui jalur darat yang sangat berbahaya. Sreg awalnya, tujuan terdahulu bangsa-nasion Eropa ke Asia Timur dan Tenggara tercantum ke Nusantara yaitu untuk penggalasan, demikian juga dengan bangsa Belanda.[8]
Misi jual beli yang kemudian dilanjutkan dengan garis haluan permukiman (kolonisasi) dilakukan makanya Belanda dengan kekaisaran-imperium di Jawa, Sumatra dan Maluku, sedangkan di Suriname dan Curaçao, intensi Belanda sejak awal adalah murni kolonisasi (permukiman). Dengan latar pantat perniagaan inilah awal kolonialisasi nasion Indonesia (Hindia Belanda) berawal.

Sepanjang abad ke-16, perdagangan rempah-rempah didominasi makanya Portugis dengan menggunakan Lisbon laksana pelabuhan utama. Sebelum revolusi di negeri Belanda, kota Antwerp menyandang peranan penting sebagai distributor di Eropa Utara, akan sahaja sehabis tahun 1591 Portugis mengerjakan kerja sama dengan firma-firma bersumber Jerman, Spanyol, dan Italia menggunakan Hamburg perumpamaan pangkalan utama laksana tempat untuk mendistribusikan barang-barang berpangkal Asia, memindah kempang perdagangan menjadi bukan menerobos Belanda. Semata-mata ternyata perbisnisan yang dilakukan Portugis tidak efisien dan tidak mampu menyuplai tuntutan yang terus meninggi, terutama lombok. Suplai nan tidak lancar menyebabkan harga lada meroket pada detik itu. Selain itu Unifikasi Portugal dan Imperium Spanyol (nan madya kerumahtanggaan keadaan perang dengan Belanda pron bila itu) plong hari 1580, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bakal Belanda. Ketiga faktor tersebutlah nan menjorokkan Belanda memasuki bursa rempah-rempah interkontinental. Balasannya Jan Huyghen van Linschoten dan Cornelis de Houtman menemukan “jalur rahasia” pelayaran Portugis, yang membawa pelayaran purwa Cornelis de Houtman ke Banten, pelabuhan penting di Jawa pada 1595-1597 dengan kapal dan jasad mereka mengalami banyak kebinasaan.[9]

Pada 1596, empat kapal ekspedisi dipimpin oleh Cornelis de Houtman berlayar menuju Indonesia, dan yakni perkariban pertama Indonesia dengan Belanda. Ekspedisi ini sampai ke Banten, pelabuhan cabai terdepan di Jawa Barat, di sini mereka berkujut dalam kemuakan dengan anak adam Portugis dan pemukim lokal. Houtman melaut pun ke jihat timur melalui rantau utara Jawa, tahu diserang oleh warga lokal di Sedayu berdampak pada kehilangan 12 orang jasad, dan berkujut kemuakan dengan penghuni tempatan di Madura menyebabkan terbunuhnya koteng bimbingan lokal. Sehabis kehabisan setengah awak maka pada tahun berikutnya mereka mengakhirkan untuk kembali ke Belanda belaka rempah-rempah nan dibawa layak kerjakan menghasilkan keuntungan.[10]

Puas 31 Desember 1600, Inggris memulai mendirikan firma bisnis di Asia bernama Perusahaan Hindia Timur Britania dan berpusat di Kalkuta. Kemudian Belanda menyusul tahun 1602 dan Prancis sekali lagi tak mau ketinggalan dengan mendirikan Firma Hindia Timur Prancis tahun 1604.

Pada 20 Maret 1602, para pedagang Belanda mendirikan
Verenigde Oostindische Compagnie. Di masa itu, terjadi persaingan sengit di antara negara-negara Eropa, ialah Portugis, Spanyol, Inggris, Prancis, dan Belanda, buat memperebutkan hegemoni perbisnisan di Asia Timur. Cak bagi menghadapai masalah ini,Staaten Generaal
di Belanda, VOC diberi kewenangan memiliki tentara yang harus mereka biayai seorang. Selain itu, VOC juga punya properti, atas tanda Pemerintah Belanda yang waktu itu masih berbentuk republik, untuk menciptakan menjadikan perjanjian kenegaraan dan menyatakan perang terhadap suatu negara. Wewenang ini yang mengakibatkan, bahwa suatu institut dagang begitu juga VOC, bisa bertindak sama dengan layaknya suatu negara.

Perusahaan ini mendirikan markasnya di Batavia (sekarang Jakarta) di pulau Jawa. Pos kolonial lainnya pun didirikan di kancah lainnya di Hindia Timur yang kemudian menjadi Indonesia, seperti di
kepulauan rempah-rempah
(Maluku), yang tersurat Gugusan pulau Banda di mana VOC manjalankan monopoli atas pala dan fuli. Metode yang digunakan cak bagi mempertahankan monopoli termasuk kekerasan terhadap populasi lokal, dan pun pemerasan dan pembunuhan massal.

Pos perbisnisan yang lebih tenteram terdapat di Deshima, pulau buatan di izin tepi laut Nagasaki. Daerah ini adalah panggung satu-satunya di mana orang Eropa bisa berdagang dengan Jepang.

Octrooi, piagam pendirian Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang memuat properti-prerogatif VOC di Nusantara.

Hak oktrooi ialah keistimewaan yang dimiliki VOC buat menjalankan perdagangan di kawasan Hindia.[11]
Isi hoki oktroi Octrooi memuat pamrih didirikannya VOC. Preambule octrooi berbunyi, “VOC dibentuk untuk menyempatkan arah dan mengasihkan navigasi buat perbelanjaan di Hindia Timur.” Perdagangan di nusantara selama 200 periode dikuasai VOC berdasarkan manuskrip octrooi pada periode 1598 perusahaan nan ada rekata itu digabungkan menjadi sebuah persekutuan dagang menggalas.Sreg bulan maret 1602 terbentuk Sekolah tinggi Maskapai Hindia Timur, François Valentijn dalam Oud En Nieuw Oost-indien (1602) mencatat octrooi diberikan wakil rakyat Belanda. Octrooi, piagam kaidah Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) nan memuat milik-privilese VOC di Nusantara.[12]

Pada 1603, VOC memperoleh pembebasan di Banten untuk mendirikan maktab perwakilan dan pada 1610, Pieter Both diangkat menjadi Gubernur Jenderal VOC pertama (1610-1614), semata-mata memilih Jayakarta sebagai sentral administrasi VOC. Sementara itu, Frederik de Houtman menjadi Gubernur VOC di Ambon (1605-1611) dan setelah itu menjadi Gubernur cak bagi Maluku (1621-1623). Sehingga sreg sungkap 31 Desember 1799 banyaknya ketua VOC yang terlibat korupsi menyebabkan tanggung utang VOC menjadi semakin banyak, sehingga VOC sendiri bangkrut dan pailit. VOC dinyatakan bubar oleh Gubernur Jendral VOC Van Overstraten, Semua utang piutang dan segala apa milik VOC diambil alih oleh pemerintah Belanda.[13]

Prioritas

[sunting
|
sunting sumber]

Sebuah saham Perusahaan Hindia Timur Belanda, tertanggal 7 November 1623, untuk jumlah 2.400 florin.

Hak-milik istimewa yang tercantum dalam
Oktrooi
(piagam/charter) tanggal 20 Maret 1602 meliputi:

  • Hak monopoli untuk berwarung dan berlayar di wilayah sebelah timur Tanjung Harapan dan sebelah barat Selat Magelhaens serta memecahkan perkulakan untuk kebaikan sendiri;
  • Hak kemerdekaan (soevereiniteit) sehingga dapat bertindak layaknya suatu negara untuk:
  1. Memelihara angkatan perang,
  2. Memaklumkan perang dan mengadakan perdamaian,
  3. Merebut dan menduduki daerah-daerah asing di asing Negeri Belanda,
  4. Memerintah distrik-daerah tersebut,
  5. Mematok/mengeluarkan ain-uang koteng, dan
  6. Memungut fiskal.

Garis perian

[sunting
|
sunting sumber]

Plong 1652, Jan van Riebeeck mendirikan pos di Tanjung Pamrih (ujung daksina Afrika, waktu ini ini Afrika Kidul) lakukan meluangkan kapal VOC bakal pertualangan mereka ke Asia Timur. Pos ini kemudian menjadi koloni cak benar ketika lebih banyak lagi turunan Belanda dan Eropa lainnya berangkat adv amat di sini. Pos VOC pun didirikan di Persia (saat ini Iran), Benggala (sekarang Bangladesh) dan sebagian India), Ceylon (sekarang Sri Lanka), Malaka (kini Malaysia), Siam (sekarang Thailand), Cina daratan (Kanton), Formosa (sekarang Taiwan) dan selatan India. Lega 1662, Koxinga mengusir Belanda dari Taiwan.

Pada 1669, VOC merupakan perusahaan pribadi terkaya internal selama sejarah, dengan lebih mulai sejak 150 perahu dagang, 40 kapal perang, 50.000 praktisi, angkatan bersenjata pribadi dengan 10.000 tentara, dan pembayaran dividen 40%.

Firma ini hampir selalu mengalami konflik dengan pihak Inggris; nikah keduanya memburuk momen terjadi Pembantaian Ambon lega musim 1623. Pada abad ke-18, kepemilikannya dipusatkan di Hindia Timur. Sesudah peperangan keempat antara Provinsi Beraduk dan Inggris (1780-1784), VOC mendapatkan kesulitan finansial, dan puas 17 Maret 1798, perusahaan ini dibubarkan, setelah Belanda diinvasi oleh tentara Napoleon Bonaparte dari Prancis. Hindia Timur diserahkan kepada Kerajaan Belanda oleh Kongres Wina di 1815.

Tujuan

[sunting
|
sunting perigi]

Maksud terdahulu dibentuknya VOC seperti mana tercermin privat pembicaraan 15 Januari 1602 adalah kerjakan “menimbulkan bencana pada musuh dan guna keamanan kapling air”. Yang dimaksud imbangan ketika itu adalah Portugis dan Spanyol yang pada kurun
Juni 1580

Desember 1640
bergabung menjadi satu yuridiksi nan hendak merebut otoritas perkulakan di Asia. Kerjakan provisional waktu, melewati VOC bangsa Belanda masih menjalin hubungan baik bersama masyarakat Nusantara.

Kebangkrutan dan Pembubaran

[sunting
|
sunting sumber]

Sreg pertengahan abad ke-18, VOC mengalami kebangkrutan karena bilang sebab sehingga dibubarkan. Penyebab deteriorasi VOC koteng disebabkan karena maraknya korupsi di intern organisasi VOC yang dilakukan oleh petingginya. Di saat nan bersamaan VOC sekali lagi harus berperang menghadapi Inggris nan berparak dengan direbutnya semua kantor VOC.[14]
Heeren Zeventien juga dianggap bertanggungjawab terhadap deklinasi VOC, mereka dianggap lalai karena merelakan para pejabat menjalankan bisnis pribadi namun pada praktiknya mereka menjumut keuntungan bertambah lakukan memperkaya diri. Heeren Zeventien juga dianggap tidak sigap dalam menanggapi unek-unek pegawainya, sebagaimana saat mereka enggan menyempatkan serdadu dan
kelasi
kapal yang baik mutunya. Selain itu, keterlibatan VOC dalam perang di Jawa, Sumatra, dan Maluku menjadi penyebab kemunduran VOC.[15]
Sebatas hasilnya VOC dibubarkan pada 31 Desember 1799 dengan pergi utang sebesar 136,7 miliun gulden.
[16]

Kapal VOC

[sunting
|
sunting sumber]

  • Kapal VOC Amsterdam
  • Kapal VOC Batavia

Lihat sekali lagi

[sunting
|
sunting sumber]

  • Garis masa album Indonesia
  • Daftar Penguasa Hindia Belanda
  • Jan Pieterszoon Coen
  • Perusahaan Hindia Timur Britania, didirikan pada 1600
  • Perusahaan Hindia Timur Denmark, didirikan sreg 1616
  • Perusahaan Hindia Barat Belanda, didirikan plong 1621
  • Perusahaan Hindia Timur Prancis, didirikan plong 1664
  • Perusahaan Hindia Timur Swedia, didirikan pada 1731
  • Dagh Register
  • Penaklukan Kepulauan Banda makanya Belanda

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b




    c




    “Hari Ini VOC Meleleh”.
    Historia – Majalah Memori Tenar Pertama di Indonesia
    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2019-08-21
    .





  2. ^

    http://www.kb.nl/themas/geschiedenis-en-cultuur/koloniaal-verleden/voc-1602-1799 Diarsipkan 2015-02-07 di Wayback Machine. VOC at the National Library of the Netherlands (in Dutch)

  3. ^

    Mondo Visione web site: Chambers, Clem. “Who needs stock exchanges?”
    Exchanges Handbook. — retrieved 21 August 2011.

  4. ^


    Boxer, C.R (1983).
    Jan Kompeni: Sejarah VOC privat Perang dan Rukun 1602-1799. Nur Maksud.





  5. ^


    “Riwayat di Balik Berdirinya Kompeni Menggalas VOC”.
    Historia – Majalah Rekaman Populer Pertama di Indonesia
    (kerumahtanggaan bahasa Inggris). Diakses sungkap
    2019-08-21
    .




  6. ^


    a




    b




    “Inilah Dasar Usul Kata “Kompeni“.
    Berdikari Online. 2018-11-21. Diakses rontok
    2019-08-21
    .





  7. ^

    Ames 2009, hlm. 1.

  8. ^

    Parthesius 2010, hlm. 33.

  9. ^

    Hannigan 2015, hlm. 83.

  10. ^

    Hannigan 2015, hlm. 85.

  11. ^

    https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/17/180000869/properti-oktroi–pengertian-dan-isinya?page=all

  12. ^

    https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/17/180000869/kepunyaan-oktroi–konotasi-dan-isinya

  13. ^

    https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/03/080000669/runtuhnya-voc?page=all

  14. ^


    “Kebangkrutan VOC”.



  15. ^


    “17 Tuan dan Kemerosotan VOC”.



  16. ^


    “Karena Korupsi, VOC Bubar Saat Jelang Tahun Baru”.


Pustaka acuan

[sunting
|
sunting sumber]



Mengapa Keberadaan Voc Dianggap Sangat Istimewa

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Vereenigde_Oostindische_Compagnie

Baca juga :  Bagaimanakah Karakteristik Karya Ilmiah Yang Baik
Ocha Febriana

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Mengapa Keberadaan Voc Dianggap Sangat Istimewa yang dipublish pada 20 Agustus 2022 di website DUJUZ.COM

Artikel Terkait