Jelaskan Arti Asmaul Husna Secara Etimologis

Jelaskan Arti Asmaul Husna Secara Etimologis


Merdeka.com –

Sebagai seorang muslim, kita terbiasa mengenal Si Pereka cipta kita, ialah Allah Azza Wa Jalla. Mengenal Allah SWT, berarti kita lagi perlu memahami nama-logo Allah SWT. Nama-tera Sang pencipta SWT tersebut dapat kita tatap privat bentuk Asmaul Husna.

Asmaul Husna yaitu nama-nama Allah SWT. Secara etimologi, Asmaul Husna adalah ‘sebutan baik’. Maksudnya, Asmaul Husna ialah nama-tera yang menjelaskan sifat-sifat baik terbit Almalik SWT. Merek-jenama indah ini pula resmi dipakai dalam pustaka dzikir agar bisa terus mengingat Allah SWT.

Rasulullah pun juga menyampaikan kita buat melantunkan Asmaul Husna,

“Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu, barangsiapa nan memahaminya akan masuk surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Asmaul Husna ialah gambaran bagaimana samudra dan agungnya Allah SWT. Membaca, menghafaz, dan memahaminya dapat memberikan kita kekuatan nan luar stereotip. Berikut adalah 99 Asmaul Husna beserta artinya menurut Quran, beserta manfaatnya bagi koteng muslim.

2 dari 3 jerambah

©Pikist/PNGtree

Adapun 99 Asmaul Husna ialah misal berikut:

1. Ar Rahman: Nan Maha Pengasih2. 2. Ar Rahiim: Yang Maha Penyayang3. Al Malik: Yang Maha Merajai4. Al Quddus: Yang Maha Suci5. As Salaam: Yang Maha Memberi Kesejahteraan6. Al Mu’min: Nan Maha Menjatah Keamanan7. Al Muhaimin: Yang Maha Mengatur8. Al ‘Aziiz: Yang Maha Perkasa9. Al Jabbar: Nan Memiliki (Mutlak) Kegagahan10. Al Mutakabbir: Nan Maha Megah, yang punya kebesaran11. Al Khalik: Yang Maha Pencipta12. Al Baari’: Yang Maha Membebaskan (menciptakan menjadikan, membentuk, menyetimbangkan)13. Al Mushawwir: Nan Maha Membentuk Rupa (khalayak-Nya)14. Al Ghaffaar: Nan Maha Pengampun15. Al Qahhaar: Yang Maha Menundukkan/Menundukkan Barang apa Sesuatu16. Al Wahhaab: Yang Maha Pemberi Karunia17. Ar Razzaaq: Yang Maha Pemberi Rezeki18. Al Fattaah: Yang Maha Pembuka Rahmat19. Al ‘Aliim: Yang Maha Mengetahui20. Al Qaabidh: Yang Maha Menyempitkan21. Al Baasith: Nan Maha Melapangkan22. Al Khaafidh: Yang Maha Merendahkan23. Ar Raafi’: Yang Maha Meninggikan24. Al Mu’izz: Yang Maha Memuliakan25. Al Mudzil: Nan Maha Menghinakan26. Al Samii’: Nan Maha Mendengar27. Al Bashiir: Nan Maha Melihat28. Al Hakam: Yang Maha Menetapkan29. Al ‘Adl: Yang Maha Adil30. Al Lathiif: Yang Maha Lembut31. Al Khabiir: Yang Maha Mengenal32. Al Haliim: Nan Maha Penyantun33. Al ‘Azhiim: Yang Maha Agung34. Al Ghafuur: Nan Maha Memberi Pengampunan35. As Syakuur: Yang Maha Pembalas Budi36. Al ‘Aliy: Yang Maha Tinggi37. Al Kabiir: Yang Maha Besar38. Al Hafizh: Yang Maha Memelihara39. Al Muqiit: Yang Maha Pemberi Kecukupan40. Al Hasiib: Yang Maha Membuat Perhitungan41. Al Jaliil: Yang Maha Luhur42. Al Kariim: Yang Maha Pemurah43. Ar Raqiib: Yang Maha Mengawasi44. Al Mujiib: Yang Maha Mengabulkan45. Al Waasi’: Yang Maha Luas46. Al Hakim: Nan Maha Bijaksana47. Al Waduud: Yang Maha Mengasihi48. Al Majiid: Yang Maha Mulia49. Al Baa’its: Yang Maha Membangkitkan50. As Syahiid: Nan Maha Menyaksikan51. Al Haqq: Yang Maha Benar52. Al Wakiil: Yang Maha Memelihara53. Al Qawiyyu: Yang Maha Kuat54. Al Matiin: Yang Maha Kokoh55. Al Waliyy: Yang Maha Melindungi56. Al Hamiid: Yang Maha Terpuji57. Al Muhshii: Yang Maha Mengalkulasi58. Al Mubdi’: Yang Maha Memulai59. Al Mu’iid: Nan Maha Mengembalikan Kehidupan60. Al Muhyii: Nan Maha Menghidupkan61. Al Mumiitu: Yang Maha Mematikan62. Al Hayyu: Nan Maha Hidup63. Al Qayyuum: Yang Maha Mandiri64. Al Waajid: Yang Maha Penemu65. Al Maajid: Nan Maha Mulia66. Al Wahid: Yang Maha Tunggal67. Al Pekan: Yang Maha Esa68. As Shamad: Nan Maha Dibutuhkan69. Al Qaadir: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan70. Al Muqtadir: Nan Maha Berkuasa71. Al Muqaddim: Yang Maha Mendahulukan72. Al Mu’akkhir: Nan Maha Mengakhirkan73. Al Awwal: Yang Maha Awal74. Al Aakhir: Yang Maha Akhir75. Az Zhaahir: Yang Maha Nyata76. Al Baathin: Yang Maha Ghaib77. Al Waali: Yang Maha Memerintah78. Al Muta’aalii: Nan Maha Tinggi 79.79. Al Barru: Yang Maha Penderma (maha pemberi kebajikan)80. At Tawwaab: Yang Maha Penerima Taubat81. Al Muntaqim: Yang Maha Pemberi Balasan82. Al Afuww: Yang Maha Pemaaf83. Ar Ra’uuf: Yang Maha Pengasuh84. Malikul Mulk: Yang Maha Penguasa Kerajaan85. Dzul Jalaali WalIkraam: Yang Maha Empunya Kebesaran dan Kemuliaan86. Al Muqsith: Yang Maha Pemberi Keadilan87. Al Jamii’: Yang Maha Mengumpulkan88. Al Ghaniyy: Yang Maha Kaya89. Al Mughnii: Yang Maha Pemberi Kekayaan90. Al Maani: Yang Maha Mencegah91. Ad Dhaar: Yang Maha Penimpa Kemudharatan92. An Nafii’: Yang Maha Memberi Manfaat93. An Nuur: Yang Maha Bercahaya94. Al Haadii: Yang Maha Pemberi Petunjuk95. Al Badii’: Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya96. Al Baaqii: Yang Maha Kekal97. Al Waarits: Yang Maha Pewaris98. Ar Rasyiid: Yang Maha Pandai

Baca juga :  Administrasi Dalam Arti Sempit Lebih Dikenal Dengan Istilah

99. As Shabuur: Yang Maha Sabar

3 dari 3 halaman

Mengenal nama-merek Almalik SWT yang luhur pastinya akan memberi khasiat kepada seorang muslim. Berikut manfaat nan akan kita dapatkan berpangkal mengenal Asmaul Husna yaitu sebagai berikut:

1. Mengenal sifat-aturan Tuhan SWT, alias Asmaul Husna yakni ilmu yang paling penting. Karena mulianya hobatan dilihat dari mulianya sesuatu nan dipelajari.

2. Semakin mengenal label-merek Sang pencipta SWT melalui Asmaul Husna, kita akan semakin menyayangi dan mengagungkan kemuliaan dan pengaturan Allah SWT. Kita pula semakin takut, bercita-cita, dan tulen dalam beramal kepada-Nya.

3. Yang mahakuasa SWT menyukai keunggulan dan rasam-Nya, Allah juga senang jika nama dan aturan-Nya nampak berbekas pada makhluk-Nya. Inilah rencana keutuhan Allah. Allah itu witir, mengesir yang witir (gasal). Allah itu jamil, menyukai yang jamil (luhur). Allah itu ‘alim, menyukai ulama (yang berilmu). Halikuljabbar itu jawad (Maha Berderma), menyukai orang yang berderma. Tuhan itu qawiy (Mahakuat), menaksir anak adam yang abadi (imannya). Allah itu hayyiyun (Maha Celingus), menyukai yang punya sifat malu.

4. Manusia diciptakan bikin menyembah hanya kepada Allah dan mengenal-Nya.
Sang pencipta Ta’ala berfirman,

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menuntut nafkah sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menuntut kendati mereka memberi-Ku makan. Sememangnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Guna lagi Sangat Kokoh.” (QS. Adz-Dzariyat: 56-58).

“Halikuljabbar-lah yang menciptakan tujuh langit dan begitu juga manjapada. Perintah Halikuljabbar bertindak padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan senyatanya Allah ilmu-Nya tekun meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 12)

5. Salah satu damai iman adalah iman kepada Allah. Itulah berbaik iman yang paling afdal. Dan cara beriman yang benar kepada Yang mahakuasa SWT adalah dengan mengenal jenama Sang pencipta dan sifat-Nya hingga pada tingkat di mana dirinya yakin.

Baca juga :  Jelaskan Definisi Puisi Berdasarkan Bahasamu Sendiri

Yang mahakuasa Ta’ala berbicara,

“Dan janganlah kamu seperti individu-cucu adam nan lupa kepada Almalik, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-basyar nan fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19).

Siapa saja yang pangling kepada Allah, maka pasti Allah akan membuatnya lupa pada diri, maslahat dirinya, serta lalai akan sebab yang membahagiakan ia di dunia dan alam baka.

6. Mengenal Allah akan memberikan ketegaran pada kehidupan dan melapangkan lever. Anda sekali lagi akan memimpikan suralaya Firdaus, hingga rindu meluluk wajah Yang mahakuasa nan indah.

7. Mengenal nama dan sifat Allah bisa menjadi motivasi untuk awet dalam sabar, atma kerumahtanggaan ibadah, jauh dari kemalasan, takut mengerjakan dosa, dan penghibur duka.

Asmaul husna menurut bahasa berfaedah nama-tanda yang baik.

Asmaul Husna menurut istilah Asmaul Husna adalah nama-nama yang balk buat Allah SWT. Seumpama bukti kemahaagungan dan kesempurnaan-Nya. Sebagaimana internal Alquran disebutkan : “Dialah Tuhan Yang Menciptakan, Yang Menandai gadakan, Yang Membuat Rupa, Yang Mempunyal
Nama-Stempel Yang Paling Baik.
Bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. Dan Dia-lah Nan Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Hasyr :24)

1. Ar Rahman =

الرحمن
= Yang Maha Pengasih

2. Ar Rahiim
الرحيم
= Yang Maha Penya= Nan
3. Al Malik
الملك
= Yang Maha Merajai/Memerintah
4. Al Quddus
القدوس
= Yang Maha Zakiah
5. As Salaam
السلام
= Yang Maha Menjatah Kesejahteraan
6. Al Mu`min
المؤمن
= Yang Maha Memberi Keamanan
7. Al Muhaimin
المهيمن
= Yang Maha Pemelihara
8. Al `Aziiz
العزيز
= Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
9. Al Jabbar
الجبار
= Yang Maha Perkasa
10. Al Mutakabbir
المتكبر
= Nan Maha Megah, = Nan Memiliki Kebesaran
11. Al Khaliq
الخالق
= = Yang Maha Pencipta
12. Al Baari`
البارئ
= Nan Maha Melepaskan (Membuat, Takhlik, Menyeimbangkan)
13. Al Mushawwir
المصور
= Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya)
14. Al Ghaffaar
الغفار
= Yang Maha Pengampun
15. Al Qahhaar
القهار
= Nan Maha Mengerasi
16. Al Wahhaab
الوهاب
= Yang Maha Pemberi Belas kasih
17. Ar Razzaaq
الرزاق
= Yang Maha Pemberi Rejeki
18. Al Fattaah
الفتاح
= Yang Maha Pembuka Rahmat
19. Al `Aliim
العليم
= Yang Maha Mengetahui (N kepunyaan Ilmu)
20. Al Qaabidh
القابض
= Nan Maha Menyempitkan (makhluknya)
21. Al Baasith
الباسط
= Yang Maha Melonggarkan (makhluknya)
22. Al Khaafidh
الخافض
= Yang Maha Merendahkan (makhluknya)
23. Ar Raafi`
الرافع
= Yang Maha Meninggikan (makhluknya)
24. Al Mu`izz
المعز
= Yang Maha Memuliakan (makhluknya)
25. Al Mudzil
المذل
= Nan Maha Menghinakan (makhluknya)
26. Al Samii`
السميع
= Nan Maha Mendengar
27. Al Bashiir
البصير
= Nan Maha Melihat
28. Al Hakam
الحكم
= Yang Maha Menetapkan
29. Al `Adl
العدل
= Yang Maha Adil
30. Al Lathiif
اللطيف
= Yang Maha Kecil-kecil
31. Al Khabiir
الخبير
= Yang Maha Mengenal
32. Al Haliim
الحليم
= Yang Maha Penyantun
33. Al `Azhiim
العظيم
= Yang Maha Agung
34. Al Ghafuur
الغفور
= Yang Maha Pengampun
35. As Syakuur
الشكور
= Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36. Al `Aliy
العلى
= Yang Maha Tinggi
37. Al Kabiir
الكبير
= Nan Maha Segara
38. Al Hafizh
الحفيظ
= Nan Maha Memelihara
39. Al Muqiit
المقيت
= Yang Maha Pemberi Kecukupan
40. Al Hasiib
الحسيب
= Yang Maha Membentuk Perhitungan
41. Al Jaliil
الجليل
= Yang Maha Mulia
42. Al Kariim
الكريم
= Nan Maha Mulia
43. Ar Raqiib
الرقيب
= Nan Maha Mengawasi
44. Al Mujiib
المجيب
= Yang Maha Mengabulkan
45. Al Waasi`
الواسع
= Yang Maha Luas
46. Al Hakiim
الحكيم
= Yang Maha Maka Bijaksana
47. Al Waduud
الودود
= Nan Maha Mengasihi
48. Al Majiid
المجيد
= Yang Maha Sani
49. Al Baa`its
الباعث
= Yang Maha Menggalakkan
50. As Syahiid
الشهيد
= Yang Maha Menyaksikan
51. Al Haqq
الحق
= Yang Maha Benar
52. Al Wakiil
الوكيل
= Yang Maha Menernakkan
53. Al Qawiyyu
القوى
= Yang Maha Lestari
54. Al Matiin
المتين
= Yang Maha Kokoh
55. Al Waliyy
الولى
= Nan Maha Melindungi
56. Al Hamiid
الحميد
= Yang Maha Terpuji
57. Al Muhshii
المحصى
= Yang Maha Mengkalkulasi
58. Al Mubdi`
المبدئ
= Nan Maha Memulai
59. Al Mu`iid
المعيد
= Nan Maha Menjajari Umur
60. Al Muhyii
المحيى
= Yang Maha Menghidupkan
61. Al Mumiitu
المميت
= Yang Maha Mematikan
62. Al Hayyu
الحي
= Yang Maha Jiwa
63. Al Qayyuum
القيوم
= Yang Maha Mandiri
64. Al Waajid
الواجد
= Yang Maha Penemu
65. Al Maajid
الماجد
= Nan Maha Mulia
66. Al Wahiid
الواحد
= Yang Maha Distingtif
67. Al Minggu
الاحد
= Yang Maha Esa
68. As Shamad
الصمد
= Yang Maha Dibutuhkan, Panggung Lamar
69. Al Qaadir
القادر
= Yang Maha Menentukan, Maha Menyetimbangkan
70. Al Muqtadir
المقتدر
= Yang Maha Berkuasa
71. Al Muqaddim
المقدم
= Yang Maha Mendahulukan
72. Al Mu`akkhir
المؤخر
= Yang Maha Mengakhirkan
73. Al Awwal
الأول
= Yang Maha Awal
74. Al Aakhir
الأخر
= Yang Maha Penghabisan
75. Az Zhaahir
الظاهر
= Yang Maha Berwujud
76. Al Baathin
الباطن
= Yang Maha Ghaib
77. Al Waali
الوالي
= Yang Maha Memerintah
78. Al Muta`aalii
المتعالي
= Yang Maha Tinggi
79. Al Barri
البر
= Yang Maha Penderma
80. At Tawwaab
التواب
= Yang Maha Penyambut Tobat
81. Al Muntaqim
المنتقم
= Nan Maha Pemberi Balasan
82. Al Afuww
العفو
= Yang Maha Pemaaf
83. Ar Ra`uuf
الرؤوف
= Yang Maha Pengasuh
84. Malikul Mulk
مالك الملك
= Nan Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85. Dzul Jalaali Wal Ikraam
ذو الجلال و الإكرام
= Yang Maha Tuan Mahamulia dan Keagungan
86. Al Muqsith
المقسط
= Nan Maha Pemberi Keadilan
87. Al Jamii`
الجامع
= Nan Maha Mengumpulkan
88. Al Ghaniyy
الغنى
= Yang Maha Subur
89. Al Mughnii
المغنى
= Yang Maha Pemberi Kekayaan
90. Al Maani
المانع
= Yang Maha Mencegah
91. Ad Dhaar
الضار
= Yang Maha Penimpa Kemudharatan
92. An Nafii`
النافع
= Yang Maha Menjatah Manfaat
93. An Nuur
النور
= Yang Maha Berdamar (Menerangi, Menjatah Kurat)
94. Al Haadii
الهادئ
= Yang Maha Pemberi Tajali
95. Al Baadii
البديع
= Yang Indah Tidak Mempunyai Banding
96. Al Baaqii
الباقي
= Yang Maha Kekal
97. Al Waarits
الوارث
= Nan Maha Pewaris
98. Ar Rasyiid
الرشيد
= Yang Maha Pandai
99. As Shabuur
الصبور
= Nan Maha Sabar

Baca juga :  Contoh Input Proses Output Dalam Perusahaan Jasa

Jelaskan Arti Asmaul Husna Secara Etimologis

Source: https://idkuu.com/pengertian-asmaul-husna-secara-etimologi-dan-terminologi