Dalam Respirasi Aerob Karbondioksida Dilepaskan Pada Proses

Dalam Respirasi Aerob Karbondioksida Dilepaskan Pada Proses

Foto: Freepik.com

Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Hendaknya selalu cegak dan tetap semangat belajar, ya!

Siapa di antara Quipperian yang suka banget makan? Sebenarnya, segala sih tujuan utama ia makan? Apakah sekadar untuk memuaskan keinginan? Tentu tidak ya. Peranakan yang sira bersantap merupakan salah satu perigi energi bagi tubuh.

Berkaitan dengan peranakan, wasilah enggak


sih



ia berpikir, bagaimana pendirian makanan berubah menjadi energi di dalam tubuh? Energi di dalam tubuh terbentuk melalui serangkaian proses yang disebut respirasi aerob. Mau tahu seutuhnya akan halnya asimilasi aerob? Ikuti terus pembahasan Quipper Blog, ya.


Pengertian Respirasi Aerob

Foto: Pexels.com

Pernapasan aerob adalah proses penguraian senyawa organik menunggangi oksigen adil. Asimilasi ini berlantas di kerumahtanggaan organel kamp yang disebut mitokondria. Saat kamu mengonsumsi makanan nan mengandung glukosa, misalnya nasi, setiap molekul glukosa akan dipecah melalui empat tahap sampai dihasilkan energi. Bagaimana dengan jutaan elemen glukosa dalam alat pencernaan?


Pangkat Fotosintesis Aerob

Foto: Pexels.com

Mengenai beberapa tahapan n domestik respirasi aerob yang harus kamu adv pernah adalah sebagai berikut.


1. Glikolisis

Glikolisis yaitu tahap mula-mula respirasi aerob nan terjadi di dalam sitoplasma alias sitosol. Pada tahap ini molekul glukosa akan diuraikan menjadi senyawa yang makin sederhana. Hasil penyampaian elemen glukosa pada glikolisis faktual 2 molekul ATP, 2 molekul cemberut piruvat, dan 2 molekul NADH. Bakal makin lengkapnya, perhatikan susuk berikut.

Urutan proses nan terjadi pada kerangka di atas adalah sebagai berikut.

  • Glukosa diubah menjadi glukosa, 6-fosfat disertai pemecahan ATP menjadi ADP. ATP harus dipecah menjadi ADP karena dibutuhkan sumber energi.
  • Glukosa, 6-fosfat diubah menjadi karbohidrat, 6-fosfat.
  • Fruktosa, 6-fosfat diubah menjadi fruktosa, 1,6-bifosfat disertai pemisahan ATP menjadi ADP.
  • Fruktosa, 1,6-bifosfat (6 atom C) dipecah menjadi 1 atom gliseraldehid 3-fosfat alias PGAL (3 atom C) dan 1 partikel dihidroksiaseton fosfat alias DHAP (3 atom C). Anasir DHAP diubah menjadi senyawa PGAL, sehingga terbentuk 2 zarah PGAL.
  • Molekul PGAL diubah menjadi campuran 1,3-bifosfogliserat dengan pendirian menyambung Pi (fosfat organik). Setiap 1 molekul PGAL menghasilkan 1 NADH.
  • 1,3-bifosfogliserat diubah menjadi 3-fosfogliserat. Plong reaksi ini, dihasilkan ATP sebagai sendang energi.
  • 3-fosfogliserat diubah menjadi 2-fosfogliserat.
  • 2-fosfogliserat diubah menjadi campuran fosfoenolpiruvat (PEP).
  • Fosfoenolpiruvat diubah menjadi senderut piruvat disertai pembentukan ATP.

ATP (adenosin trifosfat) ialah sumber energi nan nantinya digunakan untuk transpor aktif mendatangi mitokondria. Untuk 2 partikel NADH yang dihasilkan akan ditransfer ke tahap transpor elektron. Berikut ini ringkasan tahap glikolisis.


2. Dekarboksilasi Oksidatif

Tahap kedua sehabis glikolisis adalah dekarboksilasi oksidatif. Tahap ini berlangsung di dalam mitokondria. Reaksi pertama diawali dengan perubahan asam piruvat menjadi asetil koenzim A (asetil koa). Perubahan tersebut menghasilkan molekul CO

2


dan NADH. Artinya, satu molekul asam piruvat akan menghasilkan 1 zarah asetil koA, CO


2

, dan NADH. Oleh karena pada tahap glikolisis dihasilkan 2 asam piruvat, maka dekarboksilasi oksidatif menghasilkan 2 molekul asetil koa, 2 zarah CO

2

, dan 2 atom NADH. Untuk prosesnya, simak bagan berikut.

Urutan prosesnya ialah umpama berikut.

  • Cemberut piruvat yang terbimbing sreg tahap glikolisis akan mengeluarkan gugus karboksilat (COO



    ). Gugus tersebut akan diubah menjadi CO

    2

    .
  • Tinja anasir C dalam bentuk CH

    3

    COO




    akan mentransfer kelebihan elektronnya lega partikel NAD


    +


    menjadi NADH. Cak bagi CH


    3

    COO




    akan diubah menjadi asam asetat.
  • Asam asetat akan berikatan dengan koenzim A mewujudkan asetil koenzim A (asetil koA).

Untuk memudahkan pemahamanmu tentang dekarboksilasi oksidatif, perhatikan ringkasan berikut.


3. Siklus Krebs

Siklus Krebs ialah tahapan ketiga bermula serangkaian proses pernapasan aerob. Lega tahap ini akan dihasilkan 2 zarah ATP, 6 molekul NADH, 2 molekul FADH2, dan 4 unsur CO

2

. Bagi gosokan prosesnya adalah sebagai berikut.

  • Asetil koA (2 atom C) bersimpai dengan bersut oksaloasetat (4 atom C) membentuk asam sitrat (6 atom C). Itulah mengapa siklus Krebs biasa disebut siklus asam sitrat.
  • Cemberut sitrat diubah menjadi senderut isositrat.
  • Asam isositrat (6 atom C) diubah menjadi asam α-ketoglutarat (5 molekul C). Reaksi ini disertai pelepasan CO

    2


    dan pembentukan NADH.
  • Asam α-ketoglutarat (5 anasir C) diubah menjadi suksinil kartu babi yang memiliki 4 unsur C. Reaksi ini sekali lagi disertai pelepasan CO

    2


    dan pembentukan NADH.
  • Suksinil ceki yang terpelajar diubah menjadi asam suksinat (4 anasir C). Reaksi ini menghasilkan GTP. Selanjutnya, GTP diubah menjadi ATP.
  • Dulu, senderut suksinat diubah menjadi asam fumarat disertai pembentukan FADH2.
  • Senderut fumarat yang terbentuk diberi tambahan air mudahmudahan berubah menjadi asam malat (4 partikel C).
  • Asam malat diubah menjadi asam oksaloasetat kembali disertai pembentukan NADH.

Kalau disederhanakan, siklus Kreb bisa dituliskan umpama berikut.


4. Transpor Elektron

Tahap ini adalah tahap akhir sreg asimilasi aerob yang disertai pembentukan ATP paling banyak. Transpor elektron berlangsung di dalam krista, yakni membran dalam mitokondria. Reaksi nan berlanjut di dalam transpor elektron yaitu reaksi rabat dan oksidasi antara senyawa NADH dan FADH2. Kedua senyawa tersebut dihasilkan dari tahapan sebelumnya. Senyawa nan terlibat dalam transpor elektron ialah koenzim Q, sitokrom B, sitokrom C, sitokrom A, sitokrom A

3

, dan oksigen. Simak bagan berikut ini.

Adapun penjabaran buram di atas adalah seumpama berikut.

  • NADH berada menghasilkan elektron bertenaga strata melalui proses oksidasi. Lewat, elektron tersebut ditransfer ke koenzim Q. Oleh karena tingginya energi elektron, ADP dan fosfat anorganik beraduk menciptakan menjadikan ATP.
  • Koenzim Q akan dioksidasi oleh sitokrom B. Akibatnya, koenzim Q akan menyingkirkan elektron dan 2 ion H

    +

    .
  • Sitokrom B akan dioksidasi maka itu sitokrom C, sehingga dihasilkan energi cukup panjang. Kesannya, ADP dan fosfat anorganik akan bersatu membuat ATP.
  • Lebih lanjut, sitokrom C akan mereduksi sitokrom A.
  • Sitokrom A akan mengoksidasi sitokrom A

    3

    . Reaksi ini juga menembakkan bersatunya ADP dan fosfat anorganik membentuk ATP.
  • Sitokrom A

    3


    dioksidasi oleh sebuah atom oksigen. Hasil akhir berpunca reaksi ini ialah terbentuknya elemen H


    2

    Ozon.

Transpor elektron yang melibatkan oksidasi NADH akan menghasilkan 3 ATP dan 1 H

2

O. Demikian halnya dengan oksidasi FADH

2

. Pada oksidasi FADH

2

, jumlah ATP nan dihasilkan makin sedikit, adalah 2 ATP. Hal itu disebabkan oleh kecilnya energi yang dihasilkan berbunga oksidasi FADH

2

. Secara ringkas, pembentukan ATP mulai sejak NADH dan FADH2
ditulis sebagai berikut.

Dari tahapan glikolisis hingga siklus Krebs NADH dan FADH2
yang dihasilkan berduyun-duyun yaitu 10 dan 2 atom. Artinya,

Dengan demikian, tahap transpor elektron menghasilkan 34 ATP dan 12 H

2

O. Jika seluruh ATP  dijumlahkan (mulai glikolisis –  transpor elektron), akan dihasilkan seperti tabulasi berikut.

Reaksi Kuantitas
Glikolisis 2 ATP (digunakan bikin transpor aktif)
Dekarboksilasi Oksidatif
Siklus Krebs 2 ATP
Transpor Elektron 34 ATP
Total 36 ATP

Tak lengkap rasanya membiasakan pernapasan aerob sonder cak bertanya, bakal itu Quipper Blog akan memberikan beberapa acuan cak bertanya, seperti berikut ini.


Contoh cak bertanya 1

Peristiwa yang terjadi pada proses glikolisis adalah…

  1. Pemecahan glukosa menjadi PGAL.
  2. Pemecahan glukosa menjadi asam laktat.
  3. Pemecahan glukosa menjadi asam piruvat.
  4. Pemecahan glukosa menjadi alkohol.
  5. Pemecahan glukosa menjadi CO

    2


    dan H


    2

    O.

Pembahasan:

Glikolisis ialah tahap awal dalam proses respirasi aerob. Plong tahap ini, 1 unsur glukosa akan dipecah menjadi 2 molekul asam piruvat, 2 senyawa NADH, dan 2 ATP.

Jawaban: C


Contoh cak bertanya 2

Pada tahap dekarboksilasi oksidatif, CO

2


dihasilkan berusul…

  1. asetil koA
  2. gugus karboksilat asam piruvat
  3. senyawa asetat
  4. asetaldehid
  5. fosfogliseraldehid

Pembahasan:

Plong tahap dekarboksilasi oksidatif, bersut piruvat akan membedakan gugus karboksilat, sehingga terpelajar CO

2

.

Jadi, CO

2


yang dihasilkan puas tahap dekarboksilasi oksidatif berasal semenjak gugus karboksilat asam piruvat.

Jawaban: B


Contoh tanya 3

Senyawa nan hanya dihasilkan berpunca siklus Krebs ialah…

  1. NADH
  2. ATP
  3. CO

    2
  4. asetil koA
  5. FADH

    2

Pembahasan:

Paduan yang sekadar dihasilkan berasal siklus Krebs adalah FADH

2

. Fusi ini terbentuk saat terjadi perlintasan asam suksinat menjadi asam fumarat.


Ideal cak bertanya 4

Sreg proses oksidasi FADH2, ATP tidak boleh terbentuk karena…

  1. Ketersediaan ADP saja sedikit.
  2. Elektron nan dibutuhkan layak segara.
  3. Energi nan diperoleh kecil.
  4. Kesiapan fosfat anorganik abnormal.
  5. Oksidasi FADH

    2


    hanya membedakan ion H


    +

    .

Pembahasan:

Plong proses oksidasi FADH2,
energi yang terbentuk tidak layak bagi menunggalkan ADP dan fosfat anorganik, sehingga ATP tidak bisa terbentuk.

Makara, suka-suka proses oksidasi FADH2, ATP tidak bisa terbimbing karena energi yang diperoleh kecil.

Jawaban: C

Bagaimana Quipperian, mudah kan berlatih respirasi aerob menyerentakkan Quipper Blog? Semoga materi ini bermanfaat buat Quipperian. Mau mengintai penjelasan lengkapnya oleh tutor Quipper Video? Jangan lupa bagi akun

Quipper Video
-mu, ya. Temukan ribuan soal beserta pembahasannya. Salam Quipper!

[spoiler title=SUMBER]

  • https://d14fikpiqfsi71.cloudfront.ambai/
  • http://staff.uny.ac.id/
    [/spoiler]

Carik: Eka Viandari

Dalam Respirasi Aerob Karbondioksida Dilepaskan Pada Proses

Source: https://www.quipper.com/id/blog/mapel/biologi/respirasi-aerob-biologi-kelas-12/

Baca juga :  Desain Grafis Biasanya Diterapkan Dalam Desain Komunikasi Dan