Buatlah Gambar Yang Berkaitan Dengan Perayaan Hari Besar Agama

Buatlah Gambar Yang Berkaitan Dengan Perayaan Hari Besar Agama

Perayaan hari natal
dunia – Umat ​​Kristen di seluruh manjapada merayakan Natal, yang jatuh setiap tanggal 25 Desember. Hari natal merupakan perian samudra agama Kristen yang biasa diisi dengan majemuk pernak-pernik dan simbol. Misalkan begitu juga Sinterklas, lampu, ornamen dan kembali pohon Natal dihias untuk menjawat tahun raya umat Kristiani ini.

Kata Natal, yang berarti Misa Kristus atau disingkat ChristMass. Perayaaan hari natal Diartikan sebagai hari cak bagi merayakan kelahiran Yesus, masih menjadi kontroversi akan halnya penetapan tanggal 25 Desember.

Pernyataan bahwa terlepas 25 Desember merupakan waktu kelahiran Yesus terkait dengan Kalender Filokal atau dikenal dengan Chronograph 354.

perayaan hari natal

Tradisi Waktu Natal yang Merupakan Hari Ki akbar Agama Kristen

Penetapan perayaan masa natal tanggal 25 Desember dipengaruhi oleh kekuasaan Kekaisaran Romawi. Setelah Konstantin menanjak takhta sebagai raja, kamu masuk Kristen lega abad ke-4 Masehi. C., banyak hamba allah berbondong-bondong menjadi Kristen.

Sekurun kemudian, Gereja Kristen Katolik Roma memerintahkan umat Masehi untuk mengerjakan perayaan hari natal sreg copot 25 Desember. Banyak hamba allah Masehi yang masih percaya bahwa makna Natal adalah pangkal kepercayaan akan kelahiran Yesus sebagai Tukang Selamat seluruh umat anak adam.

Orang percaya akan kesediaan Yesus, bahwa jiwa selalu ada di lever setiap orang. Dan mengingatkan mereka bahwa mereka harus selalu berbuat baik sebagai paparan berusul kelahiran Yesus Juru Selamat.

Namun, seiring hari, Stephanie Coontz menamakan dalam buku The Way We Never Were bahwa dominasi konsumsi dan budaya telah mengubah cara banyak orang mengintai hari natal.

“Perayaan Hari Natal lebih ini seperti mana berpesta dan goyang badan,” tulis Coontz (jerambah 41).

Baca juga :  40 Ons Sama Dengan Berapa Gram

Sementara itu, Herbert W. Armstrong mengklaim privat bukunya The Plain Truth About Christmas bahwa tidak terserah yang sempat tentu kelahiran Yesus. Natal tidak menjadi hari libur resmi Kristen sampai abad ke-5, yang ditetapkan oleh Gereja Kristen Katolik Roma.

“Perayaan hari natal ini, nan yakni bagian dari Kekristenan Katolik Roma, bermula bersumber formalitas-ritual tradisional awam pagan,” tulis Armstrong (hlm. 7).

Detik perayaan musim natal, orang Kristen bertukar hadiah dan menyair flat mereka dengan tumbuhan Natal. Seperti Sinterklas, lampu busur, dekorasi dan lagi pohon natal.

Hari Natal yang Merupakan Hari Besar Agama Kristen

Bagaimana kisah tumbuhan cemara dijadikan sebagai huruf angka natal?

Pohon cemara telah digunakan buat memestakan festival musim hambar selama ribuan tahun, jauh sebelum munculnya agama Serani. Menurut sebuah kenyataan di situs web Michigan State University.

Khalayak Eropa menggunakan cagak untuk mendekorasi rumah mereka sejauh tutul balik mentari musim dingin karena mereka mengingatkan pada musim semi.

Bangsa Romawi juga mendandani rumah mereka dengan pohon cemara pada pergantian waktu. Mereka menafsirkan pohon eru sebagai tanda arwah kuat bersama Almalik.

Cemara pertama kali digunakan laksana pohon Natal di Eropa Paksina sekitar 1.000 tahun yang habis. Di Eropa Utara juga, orang menanam pohon boks di rumah mereka di hari hambar. Orang pertama yang membawa pohon Natal ke rumah Anda kemungkinan ialah pendeta Jerman abad ke-16 Martin Luther.

Bagi umat Kristiani, pohon Natal merupakan simbol harapan yang caruk ditampilkan bakal menyambut kelahiran Yesus. Menurut ABC.bantau.au, orang Romawi sediakala menggunakan pohon untuk menggurit memakai kuil mereka selama festival Saturnalia, sedangkan orang Mesir bersejarah menggunakan pokok kayu palem hijau sebagai bagian dari pengagungan mereka kepada dewa Ra.

Baca juga :  Karakteristik Yang Harus Dimiliki Sebuah Iklan Adalah

“Ide membawa pohon cemara ke kerumahtanggaan flat melambangkan kesuburan dan hidup mentah di musim tawar rasa yang liar, nan lebih merupakan topik pagan,” pembukaan Dr. Dominique Wilson dari Sekolah tinggi Sydney.

“Di sinilah ide mengenai holly, ivy, dan mistletoe muncul, karena mereka termasuk tanaman yang mekar di musim dingin, jadi mereka mempunyai arti khusus. Maka dimulailah ide pecah sana untuk membawa pokok kayu cemara ke dalam rumah dan kesudahannya berkembang menjadi tanaman Natal.”

Bermula Aturan Pagan setakat Kekristenan

Ada heterogen teori dan legenda mengenai bagaimana tanaman cemara menjadi simbol Kekristenan. Salah satunya dianggap berasal dari biarawan Benediktin Inggris Bonifatius, yang populer karena pekerjaan misionarisnya di Jerman puas abad ke-8.

“Cerita masyarakat berlanjut bahwa [Boniface] bercocok orang Jerman setempat nan membuat pengorbanan di depan pohon ek besar yang didedikasikan untuk dewa Thor,” kata Dr. Wilson.

“Boniface mencoket kapaknya dan menebang pohon untuk menghentikan sosok-orang ateis nan menyembah kultus-fetis gelap dan turunan-orang kafir yang mengasa akan disambar petir, saja itu tidak terjadi.”Jadi dia mengambil kesempatan pada saat ini untuk mengubahnya.

Sebuah legenda kemudian mengatakan bahwa pohon cemara tumbuh berpangkal pohon ek yang jatuh.

” Itu menjadi simbol bagi Kristus. Bentuk segitiga sama melambangkan Trinitas dan dari situlah muncul ide bahwa tumbuhan harus menjadi bunyi bahasa Kristus dan hidup baru, ”katanya Dr Wilson

Momen ini terserah pohon Natal dari segala rencana dan ukuran, berpunca nan tradisional hingga cemara buatan.

Adat istiadat menghias tanaman diadopsi maka dari itu jutaan turunan di seluruh dunia yang berbeda agama dan budaya. Walaupun masih menjadi huruf angka Kekristenan kerjakan sebagian orang, itu masih adalah simbol Kekristenan kerjakan orang lain. Itu hanya bagian dari perayaan Desember.

Baca juga :  Tulislah Sebuah Contoh Komentar Buku Fiksi Beserta Ulasannya

“Di sini, di Australia, kami telah mengadopsi tumbuhan ek Natal Eropa,” kata Dr. Wilson. “Kami makan ikan, urang, dan sebagainya, tapi saya pikir kami memadai tradisional.”

Fakta bahwa banyak berasal kita masih membuat kalkun dan ham dan menaruh hadiah di bawah pohon jelas merupakan sesuatu yang gandeng kembali dengan akar Eropa kita. ”Huruf.Seser.au.

Buatlah Gambar Yang Berkaitan Dengan Perayaan Hari Besar Agama

Source: https://liburnasional.net/hari-natal-yang-merupakan-hari-besar-agama/

Ocha Febriana

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Buatlah Gambar Yang Berkaitan Dengan Perayaan Hari Besar Agama yang dipublish pada 20 Agustus 2022 di website DUJUZ.COM

Artikel Terkait