Apa Yang Dimaksud Dengan Infrastruktur Jaringan

Apa Yang Dimaksud Dengan Infrastruktur Jaringan

Selamat nomplok di dunia jaringan komputer jinjing!!
Kali ini kita akan menggunjingkan prasarana jaringan komputer.

Saya anggap kamu yang sedang membaca tulisan ini adalah basyar yang masih benar-sopan pemula di latar ini.

..terutama kamu yang sedang bingung berlarut-larut sebab ingin belajar jaringan komputer siang dan malam namun tak kunjung tercerahkan seperti apa wujudnya jaringan komputer yang mengesalkan ini.

Jika lain, artikel ini enggak cocok untukmu. Tapi tak apa, review pemahaman itu utama ‘kan?

Di artikel mungkin ini saya akan mengajarkan engkau supaya dapat mengerti jaringan komputer jinjing dengan mudah.

Dimulai dengan mengenal jaringan komputer dengan infrastruktur yang paling tertinggal. Dilanjutkan dengan infrastruktur jaringan komputer masa kini.

Bagi memulai materi ini, saya awali dengan pertanyaan sederhana.

  1. Berdasarkan nan  kamu ketahui, apa nan dimaksud dengan networking/jaringan komputer?
  2. Seperti apa prasarana jaringan komputer?

Oh ya, ga perlu dijawab. Biar saya jawab seorang.

Tapi sekiranya kamu punya penafsiran yang berlainan, terimalah mari sampaikan melalui kolom komentar.

Tanya seperti mana ini tentunya menghasilkan jawaban yang berbeda antara seorang umum dengan engineer yang membangun prasarana jaringan itu sendiri.

Bagi kita cucu adam publik, networking kurang lebih seperti ini: kita dapat mengakses internet berbunga apartemen dengan memanfaatkan internet kabel atau mobile data di smartphone.

Selesai. Gampang centung? 😀

Lho..
Itu bener jawabannya. Tidak terserah yang salah. Coba kita buat ilustrasinya.

networking_overview
Gambar 1: Gambaran Mengenai Networking
(Perspektif Orang Awam)

Cak semau 2 teknologi yang digunakan pada ilustrasi diatas.

Contoh pertama putaran atas, user mengakses internet berbunga laptop yang terhubung dengan kabel ethernet ke modem. Kemudian modem tersebut terhubung ke internet dengan sarana kabel coaxial (benang tembaga yang sepadan digunakan untuk telepon).

Padahal nan kedua, lebih canggih ataupun paling sering digunakan saat ini. Sudah lalu memperalat wifi. Modem bukan lagi memperalat kabel coaxial, melainkan DSL (Digital Subscriber Line) untuk terhubung ke internet.

Jaringan Komputer jinjing Saat Ini

Masih dengan contoh diatas, kemudian muncul lagi beragam pertanyaan sebagaimana:
– CATV itu apa? DSL itu segala apa?
– Bisa beri penjelasan tentang internet diatas?
– Lampau kalau pakai mobile data di smartphone bagaimana ceritanya?

..dan masih baaaanyak lagi pertanyaan-pertanyaan nan menggugupkan kita para pemula.

Ya gak?
Karena saya seorang mengalami hal ini.

Baiklah, kerjakan pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak akan dijawab pada gubahan ini. Jika kamu betul-betul belum mengarifi dan pengen tahu, marilah di searching tentang DSL, ADSL, GPRS, 4G, dst.

Tak kita selidik karena benar-benar kompleks dan hawatir kamu makin cemas.
Kita simak terbatas saja dengan menjumut salah satu spesimen seperti dibawah:

world_map_of_submarine_cables
Tulangtulangan 2: Pemetaaan benang besi fiber optik bawah laut seluruh dunia.
Mata air: Wikipedia

Wow, nyana-agak sebagaimana itulah infrasktruktur jaringan komputer waktu ini.

Ngomong-ngomong, rangka pemetaaan internet dengan fiber optic diatas adalah kondisi sreg hari 2007.

..kini udah 2017. Bayangkan mutakadim bertambah berapa banyak kabel fiber optic nya? Siapa nan menggapil itu semua?

Baca juga :  500 Gram Sama Dengan Berapa Kilo

Cak semau ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) yang bertugas kerjakan membagikan identitas unik sama dengan IP, cap domain ke berbagai benua.

Kamu dapat baca selengkapnya kalau masih penasaran.

Kini, anggap doang penjelasan sederhananya sebagai berikut:

Kita bisa menggunakan internet karena menunggangi layanan nan disediakan oleh ISP (Internet Service Provider). Internet kabel, nirkabel, atau mobile data di smartphone itu semata-mata teknologi yang mereka sediakan untuk membantu setiap alat nan kita gunakan.

Memahami Infrastruktur Jaringan Komputer dengan Mudah

Bisa dibilang, internet yaitu rekayasa terbesar nan dilakukan oleh umat manusia.

Faktanya ketika ini: handphone, laptop, tablet, kamera cctv, pengawasan-sensor bohlam di jalanan, apalagi mesin cuci dirumah lagi ada yang telah memiliki IP dan dapat diakses darimana hanya.

Tentulah ini sebuah teknologi yang seperti itu hebat dan kompleks.
Lalu, adakah harapan kita memahami itu semua?

Untungnya, ada 🙂
Caranya: “pahami yang kecil terlebih dahulu, kemudian lanjutkan ke hal yang makin besar”.

Misal kita cak hendak menjadi mekanik mobil yang handal, merupakan penting memahami teknologi teranyar oto-oto canggih mutakhir. Tapi fokusnya bukan disana.

Situasi tersebut tetapi bagaikan gambaran sekadar. Karena jikalau langsung dipaksa memahami kejadian yang sudah canggih, nantinya ga kunjung paham.

…yang ada kita hanya sibuk mengaguminya sahaja. Oh gini, keren ya. Walah udah dapat gitu, canggih banget. Semacam itu juga di jaringan komputer.

Maka kita berangkat berpangkal dasar, kenalan dulu dengan jenis-jenis jaringan komputer.

Jenis-Keberagaman Jaringan Komputer

Sebagai halnya yang kita ketahui, umumnya infrastruktur jaringan komputer jinjing dibedakan menjadi 3 jenis:

  1. Local Wilayah Network (LAN) ex: jaringan rumahan, kantor.
  2. Metropolitan Kewedanan Network (MAN) ex: jaringan antar gedung
  3. Wide Area Network (WAN) ex: seluruh dunia, seperti kita bicarakan diatas, internet.

Masih terserah 2 lagi:
– Personal Daerah Network (PAN): misalnya kamu mengakses laptop dari android, atau sebaliknya. Baik menggunakan wifi, bluetooth, atau kabel.
– Internetwork: jaringan berbeda yang bisa terhubung.

Dari semua varietas jaringan komputer jinjing diatas. Darimana yang mula-mula kali perlu kita pahami?

Jawabannya: internetwork.

Well, saya disini tidak ingin mencekoki kepalamu dengan segudang teori, jangan sesak diambil gagap. Sesuai judul, ini doang perkenalan.

Singkatnya, internet yang tadi kita kagumi itu sebenarnya yakni kumpulan internetwork yang saling terhubung dan berkomunikasi.

Mari kita mulai.

Memahami Bawah Internetwork

Selepas membaca goresan ini, kamu akan paham dimana posisi internetwork diantara semua diversifikasi jaringan komputer diatas.

Sebelum internet berkembang seperti sekarang, 20 periode yang lalu jenis jaringan komputer masih seperti rangka dibawah:

jaringan_hub
Rangka 3: Pola jaringan yang sangat sederhana.
Masih memperalat hub

Budi dan Santi diatas sudah menciptakan sebuah LAN.

Tapi jaringan diatas itu merupakan sejelek-jeleknya jaringan.
Perlu dicatat: jaringan hub berarti memiliki satu broadcast domain dan suatu collision domain.

Broadcast domain dan collision domain secara teknikal akan kita bahas plong artikel selanjutnya.

Prosesnya seperti ini: Budi menugasi wanti-wanti ke Santi, belaka dengan membroadcast wanti-wanti tersebut begitu tetapi.

Baca juga :  Bentuk Dari Simbol Percabangan Dari Algoritma Yang Benar Adalah

Ibaratnya: Kepribadian dan Santi tinggal di sebuah perumahan. Detik Budi ingin mengirimkan pesan, sira saja keluar rumah dan melantamkan suaranya.

Pesan itu akan diterima dengan mudah oleh Santi, dengan garitan seandainya yang terlampau diperumahan hanya mereka berdua.

Bayangkan banyak orang tak yang tinggal di perumahan tersebut, dan setiap basyar yang ingin berkomunikasi memperalat cara yang seperti mana Budi.

Kebayang?

Maka akan terjadi tubrukan suara dimana-mana, tak jelas mana tahu yang menugasi butir-butir dan barangkali yang harus menyepakati, karena semua orang harus mendengarnya.

Dengan alas kata lain: Collision yaitu situasi dimana terjadinya cak bertubrukan, dan ini terjadi di jaringan hub.

Berikut karakteristik jaringan hub:

  • Bertabiat half-duplex: tetapi boleh suatu perangkat saja yang mengirimkan transmisi privat satu hari, yang lain harus menunggu.
  • Sekiranya ada lebih dari satu instrumen yang melakukan transmisi, maka akan terjadi collision.
  • Semua perangkat yang terhubung ke hub, termasuk ke dalam sebuah collision domain.

Jelas sudah?

Mulai dari persoalan diatas, maka dibuatlah sebuah solusi. Caranya yakni dengan takhlik perangkat yang dapat bersangkak collision domain.

Yup, perkakas tersebut adalah switch.

Switch Memecah Collision Domain

Kini kita modifikasi gambar diatas menjadi seperti berikut ini:

jaringan_switch
Gambar 4: Tidak begitu juga hub, switch memecah collision domain.
Setiap port memiliki collision per.

Sekarang cak semau Wawan di sebelah kiri. Cak hendak ngirim pesan ke Budi.

Wawan dan Fiil terhubung ke hub. Berarti mereka saja bisa utus permakluman secara berselang -selang ‘centung?

…dan ketika Wawan mengirim pesan ke Budi, hub kembali mengapalkan pesan tersebut ke Santi.

Beruntungnya, Santi sekarang sudah terhubung ke switch, maka pesan dari hub tadi tidak mengganggunya. Kenapa?

Karena switch mutakadim lebih canggih dari hub. Switch sudah punya ‘motor’ untuk mengidentifikasi alamat Fiil, Wawan, dan Santi. Ini kita tutur ibarat target MAC (MAC Address) dan dengan inilah switch bekerja.

Berfaedah kita sudah lalu punya beberapa manfaat penggunaan switch seperti berikut:

  1. Switch memecah collision domain: tidak masalah jika semua perangkat yang terhubung ke switch berkomunikasi pron bila nan bersamaan.
  2. Switch sudah mengenali mac address, sehingga pesan cuma dikirimkan kepada nan berhak saja.

..tapi.

Masalah kita sepantasnya belum seutuhnya tertangani. Jaringan switch masih teguh dalam satu broadcast domain. Masih ada keburukannya.

Apa itu broadcast domain?

Perhatikan rajah berikut:

broadcast_storm
Bentuk 5: Switch memecah collision domain, namun tak bercanggah broadcast domain.

Switch memang sudah memiliki kemampuan untuk mengenali mangsa fisik suatu radas, tetapi switch bukan dapat mencegah tersebarnya pesan broadcast.

Pesan broadcast bisa terjadi n domestik 2 kasus:

  1. Pengirim memang mengirim pesan tersebut secara broadcast. Sehingga ketika switch menerimanya, switch menghamburkan pesan tersebut.
  2. alias switch belum mempelajari target perangkat maksud dalam pesan tersebut, sehingga switch menanyakan ke semua perangkat yang terhubung dengannya.

Kasus nomor 2 dilakukan dengan pesan ARP (Address Resolution Protocol) nan akan kita bahas di artikel lebih jauh.

Semua distrik nan bisa dijangkau maka dari itu sebuah pesan broadcast disebut dengan broadcast domain. That’s why, suatu buah switch dikatakan suatu broadcast domain.
Kecuali, diterapkan nya virtual LAN (VLAN), ini pula bukan kita bahas masa ini.

Baca juga :  Kaidah Kaidah Yang Ada Pada Teks Laporan Hasil Observasi

Okelah. Berdasarkan kisahan diatas kita bisa memendekkan persoalan-permasalahan nan terjadi pada jaringan hub atau switch:

  1. Terjadinya tabrakan trafik (collision) antara suatu host dengan yang tak.
  2. Broadcast storm yang tak dapat dielakkan.
  3. Jaringan tidak tersegmentasi, penambahan perangkat akan memperburuk performa jaringan.
  4. Pesan broadcast berpokok ARP juga musykil diatasi.

So?

Marilah kita lagi dengan kondisi infrastruktur saat ini. Momen dimana orang-hamba allah sudah berbagi embaran dengan cepat dan efektif. Pesan tersebut tak lagi hanya pesan referensi seperti email, melainkan audio video yang bisa diakses secara (bahkan) realtime, tak mengenal jarak.

Belum cukup setakat disitu, pergantian laporan sekali lagi harus terjadi dengan aman. Begitu banyak perangkat yang terhubung harus bisa di rute dengan baik, tentu hanya switch tidak cukup panjang lidah melakukan ini semua.

Maka hal ini dapat diatasi dengan router.

Router Mewujudkan Sebuah Internetwork

Perhatikan gambar dibawah ini:

router_create_internetwork
Buram 6: Router bercagak broadcast domain.
Signifikan router menciptakan sebuah internetwork

Berbeda dengan switch dan hub. Router tidak memforward pesan broadcast.
Seperti ilustrasi, router menerima broadcast dari switch.

Sw: “Hey router, here is a broadcast message. Please forward it!”
Ro: “Uchhh, thanks. But no thanks!!”

Just as simple as that.

Dengan introduksi lain, permasalahan broadcast domain dan collision domain tadi sudah lalu terpecahkan dengan adanya router.

Router juga menciptakan sebuah internetwork, berbeda dengan switch karena setiap interface/port router harus dihubungkan dengan objek network nan berbeda.

Masa ini kita rangkum fungsi router secara umum.

  1. Internetwork communication: menciptakan dan menghubungkan internetwork.
  2. Path selection: memintal jalur terbaik.
  3. Packet filtering: farik dengan switch yang bekerja berdasarkan alamat MAC, router boleh mengenali alamat layer 3 network, adalah IP.
  4. Packet switching: teknologi layer 2 buat meluangkan koneksi WAN.

Kesimpulan

Oh ya, sebelum teknologi switch dan router diperkenalkan. Apalagi dahulu telah cak semau bridge. Fungsinya secara umum sama dengan switch, semata-mata bridge hanya memiliki port nan sedikit, dan speed yang tidak beragam.

Baiklah, sadar atau tidak. Kita bau kencur tetapi mempelajari album. hehe
Karena yang tadi kita bicarakan yaitu kondisi jaringan komputer jaman yang kelam.

Kenapa? Ya itu, hub, bridge. Ini komoditas sukar. Sulit menemukannya ketika ini, kecuali jikalau engkau memang bermaksud mengoleksi, beliau bisa mencarinya di eBay.

Meski serupa itu, konsep radiks ini wajib dipahami. Terutama tentang collision domain dan broadcast domain. Cisco masih menuntut peserta eksamen CCNA untuk memafhumi hal ini.

Sebagai materi pelengkap, kamu bisa menguatkan kesadaran dengan mengaji tulisan saya tentang ethernet networking.

Sekian saja perkenalan kelihatannya ini.
Sepatutnya kamu mutakadim paham apa yang dimaksud dengan internetwork.

Kamu bisa mengomentari artikel ini melalui channel benang tembaga ngonfig.net.

Apa Yang Dimaksud Dengan Infrastruktur Jaringan

Source: https://ngonfig.net/infrastruktur-jaringan-komputer.html